Mordekaiser adalah top lane juggernaut yang memiliki damage besar, sustain luar biasa, dan kemampuan untuk mengisolasi lawan dalam pertempuran. Dengan kekuatan untuk mengontrol pertarungan tim dan mendominasi lane, Mordekaiser bisa menjadi ancaman yang sangat besar jika dimainkan dengan baik. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Mordekaiser di League of Legends!
1. Pahami Skill Mordekaiser
- Passive – Darkness Rise
Setiap kali Mordekaiser mengenai musuh dengan kemampuan, ia mendapatkan bonus damage dan movement speed yang meningkat sementara waktu. - Q – Mace of Spades
Mordekaiser memberikan serangan area yang menghasilkan damage besar pada target yang terkena. Setiap beberapa serangan, serangan ini akan menghasilkan damage ekstra pada target musuh di dekatnya. - W – Indestructible
Mordekaiser mengaktifkan kemampuan ini untuk mendapatkan shield yang besar dan meningkatkan damage pada serangan berikutnya. Setelah beberapa detik, bagian dari damage yang diberikan akan diubah menjadi healing. - E – Death’s Grasp
Mordekaiser menarik musuh ke arahnya dengan serangan area yang memberikan damage. Jika musuh terkena, ia juga akan terkena slow, yang membuatnya lebih mudah untuk dihadapi. - R – Realm of Death
Mordekaiser membawa musuh ke dimensi terpisah, mengisolasi mereka dari timnya dan memperbesar damage yang diterima oleh musuh. Dia bisa menggunakan kekuatan musuh dalam dimensi ini untuk menyerang mereka.
2. Build Item Terbaik untuk Mordekaiser
- Core Items:
- Rylai’s Crystal Scepter (Memberikan slow tambahan dengan setiap serangan)
- Liandry’s Anguish (Item yang sangat kuat dengan sustain dan damage berbasis HP musuh)
- Zhonya’s Hourglass (Untuk bertahan hidup dan menghindari burst damage dari musuh)
- Demonic Embrace (Damage besar berdasarkan HP musuh)
- Rabadon’s Deathcap (Untuk memperkuat AP scaling Mordekaiser)
- Cosmic Drive (Menambah movement speed dan AP untuk damage berkelanjutan)
- Boots:
- Sorcerer’s Shoes (Menambah magic penetration)
- Mercury’s Treads (Jika musuh memiliki banyak CC atau magic damage)
- Plated Steelcaps (Jika musuh lebih fokus dengan serangan fisik)
- Situasional:
- Spirit Visage (Untuk meningkatkan sustain dengan healing dan mengurangi magic damage)
- Thornmail (Untuk melawan ADC atau champion dengan lifesteal)
- Adaptive Helm (Untuk melawan musuh dengan damage berulang yang tinggi)
3. Combo Dasar dan Mekanik
- Combo Poké dan Farm:
- Gunakan Q (Mace of Spades) untuk damage area pada musuh dan minion, terutama di awal permainan untuk mengontrol lane.
- Gunakan E (Death’s Grasp) untuk menarik musuh mendekat dan memberikan slow sehingga mereka lebih mudah diserang.
- Aktifkan W (Indestructible) untuk mendapatkan shield saat bertempur dan menggunakan bagian dari damage untuk healing.
- Gunakan Q setelah W untuk menghasilkan damage lebih besar pada musuh yang terperangkap.
- Combo Teamfight:
- Gunakan E untuk menarik musuh ke arahmu dan memberikan slow agar mereka lebih mudah dihancurkan.
- Gunakan W (Indestructible) untuk mendapatkan shield yang besar sebelum masuk dalam teamfight.
- Gunakan R (Realm of Death) untuk mengisolasi musuh yang paling kuat (biasanya ADC atau mid laner) dan memberikan damage besar pada mereka.
- Pastikan untuk menggunakan Q pada setiap serangan untuk memberikan damage tambahan kepada musuh di sekitarmu.
- Combo Kill:
- Gunakan E untuk menarik musuh ke arahmu dan slow mereka.
- Aktifkan W (Indestructible) untuk mendapatkan shield dan memaksimalkan sustain saat mereka mencoba melawan.
- Gunakan R (Realm of Death) untuk mengisolasi mereka dan menyerang mereka dengan seluruh kekuatanmu.
4. Gameplay dan Taktik
Early Game:
- Fokus pada farm yang kuat dan kontrol lane. Gunakan Q untuk last hitting minion dan poke musuh.
- Jaga posisi di lane dan gunakan E untuk menarik musuh yang terlalu agresif mendekat.
- Gunakan W untuk sustain dan bertahan dalam trade dengan musuh yang lebih agresif di awal game.
Mid Game:
- Cari peluang untuk roaming dan bantu tim mengambil objektif seperti Dragon atau Rift Herald.
- Jangan takut untuk menggunakan R untuk mengisolasi musuh utama di teamfight dan memberikan damage besar kepada mereka.
- Gunakan E dengan bijak untuk menarik musuh ke arahmu dan mengurangi mobilitas mereka dalam teamfight.
Late Game:
- Gunakan R pada carry musuh atau champion penting lainnya untuk mengisolasi mereka dalam Realm of Death dan menghabisi mereka dengan cepat.
- Posisikan diri dengan hati-hati dalam teamfight. Mordekaiser dapat bertahan lama, tetapi tanpa positioning yang tepat, dia bisa dihancurkan oleh burst damage musuh.
- Jangan ragu untuk menggunakan W untuk bertahan lebih lama dan memulihkan HP selama pertarungan berlangsung.
5. Tips Pro
Gunakan E untuk menarik musuh yang mencoba melarikan diri atau engage dengan kamu.
Manfaatkan R untuk mengisolasi musuh yang paling kuat di tim mereka dan melawan mereka dalam satu lawan satu.
Bersabar saat menggunakan W (Indestructible). Pastikan untuk menggunakan skill ini sebelum menerima damage besar atau saat memasuki teamfight.
Gunakan Q untuk membersihkan wave minion dengan cepat dan untuk poke musuh di lane.
Jaga posisi di belakang tank atau champion yang lebih mobile agar kamu tidak terlalu cepat terjebak dalam pertempuran.
Mordekaiser adalah champion tanky dan powerful yang bisa mendominasi pertarungan dengan kemampuan sustain yang luar biasa dan potensi damage yang besar. Jika kamu bisa mengisolasi musuh dengan Realm of Death dan memanfaatkan skillnya dengan bijak, Mordekaiser akan menjadi ancaman tak terhentikan yang bisa mengubah arah permainan!
Leave a Reply