Swain, The Noxian Grand General, adalah champion mage yang kuat dengan kemampuan sustain tinggi, burst damage, dan crowd control (CC) yang mematikan. Swain dapat dimainkan sebagai midlaner, support, atau toplaner, tergantung pada komposisi tim dan gaya bermain yang diinginkan. Dengan kemampuan mencuri nyawa (drain tanking) dan CC yang mengunci lawan, Swain adalah pilihan yang sangat baik untuk mengontrol teamfight.


1. Keunggulan dan Kelemahan Swain

Keunggulan:

Sustain luar biasa dalam teamfight dengan R – Demonic Ascension.
CC yang kuat dengan E – Nevermove.
Scaling yang sangat bagus, semakin lama permainan berlangsung, semakin kuat Swain.
Serangan skill-shot yang mengganggu di fase laning.
Bisa dimainkan di berbagai role (Mid, Top, atau Support).

Kelemahan:

Tidak memiliki mobilitas, sehingga rentan terhadap gank.
Sulit dimainkan jika skill E tidak mengenai musuh.
Menggunakan banyak mana di early game.
Bergantung pada ultimate untuk bertahan dalam teamfight.


2. Skill Set Swain & Cara Menggunakannya

Passive – Ravenous Flock

Swain bisa menarik musuh yang terkena CC, sekaligus mendapatkan fragment jiwa yang meningkatkan HP maksimalnya.

Tips:

  • Gunakan ini setelah rekan tim memberikan CC seperti stun atau root.
  • Setiap kali menarik musuh dengan E, kamu mendapatkan HP tambahan permanen, yang membuat Swain semakin tanky seiring permainan berlangsung.

Q – Death’s Hand

Swain menembakkan serangkaian proyektil magic damage ke depan. Jika mengenai satu target, damage yang diterima lebih besar.

Tips:

  • Gunakan Q dalam jarak dekat untuk memastikan semua proyektil mengenai musuh dan memberikan damage maksimal.
  • Skill ini bisa menembus banyak musuh, gunakan dalam teamfight untuk mengenai banyak lawan sekaligus.

W – Vision of Empire

Swain mengaktifkan mata iblis di lokasi yang dipilih, memberikan damage area, slow, serta memberikan vision.

Tips:

  • Gunakan W untuk zoning dan menyicil musuh dari jauh.
  • Bisa digunakan untuk mengungkap musuh yang kabur atau berada di semak-semak.
  • Gunakan setelah E untuk memastikan lawan tetap terkena slow.

E – Nevermove

Swain melemparkan rantai energi ke depan, yang akan kembali ke arahnya dan men-root musuh yang terkena. Jika musuh terkena root, Swain bisa menggunakan Passive-nya untuk menarik mereka ke arahnya.

Tips:

  • Gunakan E saat musuh mencoba kabur atau ketika mereka maju untuk menyerang.
  • Combo dasar: E → Tarik dengan Passive → W → Q untuk burst damage maksimal.
  • Wajib mengenai target, karena jika meleset, Swain akan kesulitan bertarung.

R – Demonic Ascension

Swain berubah menjadi iblis Noxus, menyerap HP dari musuh di sekitarnya dan memperlambat mereka. Setelah beberapa saat, Swain bisa meledakkan Nova Soulflare untuk burst damage besar.

Tips:

  • Gunakan di tengah teamfight untuk memaksimalkan damage dan sustain.
  • Jangan ragu untuk mengaktifkan ultimate lebih awal, karena semakin lama kamu bertahan, semakin banyak HP yang bisa dicuri.
  • Jika berada dalam kondisi berbahaya, gunakan Soulflare (ledakan ult) lebih cepat untuk mencoba menghabisi lawan sebelum mati.

3. Build dan Runes Terbaik untuk Swain

Runes: Electrocute atau Conqueror

Untuk Mid/Top (damage burst & sustain):
Electrocute – Memberikan burst damage tinggi saat menggunakan combo.
Cheap Shot – Menambah damage terhadap musuh yang terkena CC.
Eyeball Collection – Meningkatkan AP secara bertahap.
Ultimate Hunter – Mengurangi cooldown ultimate, sangat penting untuk Swain.

Alternatif: Conqueror (untuk sustain panjang dalam fight)

  • Jika menghadapi champion tanky atau teamfight panjang, Conqueror sangat efektif karena Swain bisa menyerap banyak HP sambil bertarung.

Rune Sekunder:

  • Manaflow Band – Membantu Swain mengatasi masalah mana di early game.
  • Transcendence – Memberikan Ability Haste agar bisa spam skill lebih sering.

Build Item Terbaik untuk Swain

Liandry’s Anguish – Item utama Swain untuk damage over time dan burn effect.
Rylai’s Crystal Scepter – Memberikan slow di setiap skill yang sangat membantu zoning dan control.
Zhonya’s Hourglass – Item defensif terbaik untuk Swain agar bisa bertahan lebih lama di fight.
Spirit Visage – Jika musuh memiliki banyak magic damage, item ini meningkatkan healing dari ultimate.Demonic Embrace – Tambahan burn damage dan tankiness.
Boots of Swiftness / Mercury’s Treads – Pilih sesuai kebutuhan (lebih cepat bergerak atau mengurangi CC musuh).

Tips:

  • Jika menghadapi champion dengan burst tinggi, Zhonya’s Hourglass sangat penting untuk bertahan.
  • Jika lawan memiliki banyak anti-heal, pertimbangkan Morellonomicon untuk mengurangi healing musuh juga.

4. Strategi Bermain Swain di Berbagai Tahap Game

Early Game (Laning Phase)

  • Gunakan E – Nevermove untuk zoning lawan, dan serang dengan Q saat mereka terkena root.
  • Jaga posisi, karena Swain tidak memiliki escape skill jika terkena gank.
  • Gunakan W untuk mengecek semak-semak dan memberikan poke damage dari jauh.

Mid Game (Roaming & Objective Control)

  • Mulai melakukan roam ke bot lane atau top lane jika memungkinkan.
  • Gunakan E untuk memulai engage di fight kecil.
  • Pastikan selalu ada ultimate saat memulai pertarungan, karena tanpa R, Swain tidak sekuat itu.

Late Game (Teamfight & Objective Control)

  • Masuk ke tengah teamfight dengan R – Demonic Ascension, lalu gunakan Q & W untuk mengontrol lawan.
  • Gunakan Zhonya’s Hourglass dengan bijak untuk bertahan lebih lama di teamfight.
  • Target utama adalah damage dealer musuh, tarik mereka dengan E + Passive agar tim bisa menghabisi mereka lebih cepat.

Kesimpulan

Swain adalah champion mage bruiser yang kuat dalam teamfight dan memiliki sustain luar biasa berkat ultimate-nya. Jika dimainkan dengan benar, Swain bisa menjadi monster di late game yang sulit untuk dibunuh dan bisa menghabisi banyak musuh sekaligus.

Tips Penting:
Pastikan E selalu kena target!
Gunakan ultimate di tengah fight untuk sustain maksimal.
Jangan lupa gunakan W untuk zoning dan vision!
Gunakan Zhonya di saat yang tepat untuk bertahan lebih lama di teamfight.