Thresh adalah salah satu support tankiest dan paling ikonik di League of Legends. Dengan kemampuan crowd control (CC) yang sangat baik, mobilitas tinggi, dan kemampuan untuk menyelamatkan tim dengan Lantern, Thresh adalah pilihan yang luar biasa untuk pemain yang suka membantu tim, membuat playmaker, dan mengontrol pergerakan musuh. Sebagai seorang support, Thresh memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dalam pertempuran berkat skill-set yang fleksibel dan sangat berbahaya.
Jika kamu suka champion yang bisa mengatur tempo permainan dan membuat play kreatif, Thresh adalah pilihan yang tepat!
1. Keunggulan & Kelemahan Thresh
Keunggulan:
CC yang sangat kuat, baik untuk engage maupun disengage.
Mobilitas tinggi dengan skill Q – Death Sentence dan E – Flay.
Bisa menyelamatkan teman dengan W – Lantern.
Versatile – Dapat dimainkan secara agresif atau bertahan.
Bisa mengubah jalannya pertempuran dengan skill kontrol area dan crowd control.
Kelemahan:
Bergantung pada skillshot, sehingga memerlukan akurasi tinggi.
Mudah dibunuh jika terlalu agresif atau salah positioning.
Melemahnya pengaruhnya di late game, jika tidak melakukan engage atau catch yang efektif.
Tidak memiliki heal atau shield langsung selain Lantern, yang lebih bergantung pada rekan tim.
2. Skill Set & Cara Menggunakannya
Passive – Damnation
Thresh mengumpulkan souls dari minion yang mati dan champion musuh yang ia bantu bunuh. Setiap soul yang dikumpulkan akan memberikan bonus armor dan ability power, memperkuat Thresh seiring permainan berjalan.
Tips:
- Fokus pada farming souls dengan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menyelesaikan last hit minion.
- Semakin banyak souls yang terkumpul, semakin tanky Thresh menjadi.
- Gunakan momentum untuk mengarah ke late game dengan lebih kuat.
Q – Death Sentence
Thresh melemparkan satu rantai yang akan menarik musuh ke arahnya jika mengenai, atau ia bisa menarik dirinya ke musuh tersebut.
Tips:
- Gunakan Q untuk engage atau escape dari situasi berbahaya dengan menarik diri ke musuh atau ke dinding.
- Pastikan mengenai musuh sebelum menarik mereka, karena Thresh bisa menggunakan Q untuk mengunci musuh dalam posisi sulit.
- Manfaatkan Q untuk melewati dinding dan mendapatkan posisi strategis.
- Jangan terburu-buru menggunakan Q – pastikan kamu bisa memanfaatkannya dengan baik untuk kombo dengan W atau E.
W – Lantern
Thresh melemparkan lantern yang memberikan shield kepada teman yang mendekat dan menarik mereka ke Thresh.
Tips:
- Gunakan untuk menyelamatkan teman yang sedang diserang atau yang terjebak dalam situasi sulit.
- Pastikan temanmu melihat lantern dan bisa menggunakan untuk berpindah tempat dengan aman.
- Posisikan lantern di tempat yang aman dan tidak terlihat musuh untuk menghindari gangguan.
- Gunakan secara proaktif untuk menarik teman yang berada dalam bahaya, terutama jika mereka berada di gank musuh.
E – Flay
Thresh menyapu musuh di depan atau di belakangnya, memberikan damage dan mempush musuh ke arah yang ditentukan.
Tips:
- Gunakan E untuk mengejar musuh atau untuk melarikan diri – Flay bisa menekan musuh jauh dari tim kamu.
- Flay digunakan untuk combo dengan Q untuk mengatur posisi musuh agar lebih mudah ditangkap.
- Gunakan E untuk mengganggu posisi musuh atau untuk memukul mundur musuh yang terlalu dekat dengan carry tim.
R – The Box
Thresh membuat dinding kotak yang memerangkap musuh, memberikan damage dan memperlambat mereka setiap kali mereka melewati kotak tersebut.
Tips:
- Gunakan R untuk memecah pergerakan musuh dalam pertempuran besar dan memaksimalkan area kontrol.
- Posisikan Box di tempat strategis, seperti jalur pelarian musuh atau tempat mereka mencoba untuk mengejar carry kamu.
- The Box bisa mengganggu pergerakan musuh saat mereka terjebak di dalamnya – pastikan untuk menggunakan R untuk membatasi ruang gerak mereka.
- Kombinasikan dengan Q dan E untuk mengatur posisi musuh dan memaksa mereka berada dalam Box.
3. Build & Runes Terbaik untuk Thresh
Runes: Guardian atau Aftershock
Guardian (Defensive and Utility):
Guardian – Memberikan proteksi kepada carry kamu dengan memberikan shield saat berada dalam jarak dekat.
Font of Life – Memberikan healing untuk tim saat musuh terkena crowd control.
Conditioning – Untuk membuat Thresh lebih tanky di late game.
Overgrowth – Menambah HP dan memberikan lebih banyak sustain dalam teamfight.
Aftershock (Aggressive Tanky):
Aftershock – Menambah durability dan damage setelah Thresh mengaktifkan CC.
Font of Life – Healing tambahan bagi carry kamu.
Bone Plating – Mengurangi damage dari musuh yang menyerang Thresh setelah CC.
Unflinching – Memberikan tenacity saat terlibat dalam pertarungan.
Rune Sekunder:
- Magical Footwear – Mendapatkan sepatu gratis untuk scaling lebih cepat.
- Cosmic Insight – Mengurangi cooldown untuk item dan summoner spell, membuat Thresh lebih fleksibel.
Build Item Terbaik untuk Thresh
Locket of the Iron Solari – Memberikan shield tambahan untuk tim dalam teamfight.
Zhonya’s Hourglass – Cocok untuk menghindari burst damage dan menunggu rekan tim menyelamatkanmu.
Knight’s Vow – Melindungi carry kamu dengan mengalihkan sebagian damage kepada dirimu.
Redemption – Memberikan heal area yang besar untuk tim.
Dead Man’s Plate – Memberikan tankiness dan movement speed untuk membantu engage.
Mikael’s Crucible – Berguna untuk membersihkan crowd control yang mengganggu carry kamu.
Alternatif:
- Thornmail – Efektif untuk melawan ADC atau champions dengan banyak basic attack.
- Abyssal Mask – Memberikan resistensi magic dan mengurangi MR musuh di dekatmu.
4. Strategi Bermain Thresh di Setiap Tahap Game
Early Game (Laning Phase)
- Fokus pada positioning dan akurasi Q untuk mendapatkan trade yang menguntungkan atau menginisiasi.
- Jaga posisi yang baik untuk Lantern untuk membantu carry kamu dalam menghindari gank musuh.
- Gunakan E untuk kontrol lane, jangan ragu untuk menggunakan Flay untuk melindungi carry tim atau untuk mengganggu musuh.
- Bantu carry kamu melakukan poke dan jangan takut untuk melakukan trade meskipun Thresh adalah support tank.
Mid Game (Roaming & Objective Control)
- Mulailah roaming ke mid lane untuk membantu jungler atau untuk mengganggu posisi musuh.
- Gunakan R untuk mengamankan kontrol vision di sekitar objectives, seperti Dragon atau Rift Herald.
- Gunakan Lantern dengan bijak untuk menyelamatkan carry tim atau memberi mereka jalan keluar dari gank musuh.
- Saring posisi Thresh dengan W dan E untuk memberikan pressure pada musuh atau membantu tim menghindari gank.
Late Game (Teamfight & Final Push)
- Pastikan positioning di teamfight sangat penting, jangan terlalu agresif dengan Q tanpa backup.
- Gunakan R untuk memecah teamfight musuh atau menghalangi escape mereka.
- Gunakan Lantern untuk menarik carry tim ke tempat yang aman, pastikan kamu memberi kesempatan untuk rekan timmu.
- Selalu fokus pada tim, pastikan kamu menjaga jarak dari musuh dan gunakan E serta R untuk mengatur jarak.
5. Combo Penting untuk Thresh
Basic Combo (Trading & Harassing):
Q → E → Auto Attack
Gunakan Q untuk menarik musuh ke arah kamu, lalu Flay untuk mendorong mereka ke arah yang diinginkan, dan lanjutkan dengan auto attack.
Combo Engage:
Q → E → R
Gunakan Q untuk menarik musuh, Flay untuk mengatur posisi mereka, dan R untuk menghalangi gerakan musuh di dalam Box.
Combo Save:
W → E → Q
Gunakan W untuk menarik teman yang sedang kesulitan, Flay untuk melindungi mereka dari serangan musuh, dan Q untuk menarik musuh yang ingin mengejar.
Kesimpulan
Thresh adalah champion yang sangat berguna untuk pengontrol pertempuran. Kemampuan untuk engage, disengage, dan melindungi tim membuatnya menjadi pilihan yang sangat kuat di tangan pemain yang tahu kapan harus mengambil risiko dan kapan harus melindungi rekan tim. Thresh memberikan pengaruh besar di early game dan bisa menjadi pemimpin dalam teamfight jika dimainkan dengan baik.
Tips Terakhir:
Fokus pada positioning dan akurasi Q – semakin baik kamu mengarahkannya, semakin besar peluang timmu untuk menang.
Jangan ragu menggunakan Lantern untuk menyelamatkan teman atau menarik mereka ke posisi aman.
Gunakan E secara bijak untuk mengubah jalannya pertempuran, baik untuk menyerang atau melindungi.
Jadilah pemimpin dalam pertempuran, Thresh punya semua yang dibutuhkan untuk mendominasi permainan.
Leave a Reply