Bos Shift Up Tegaskan Game Pertama Stellar Blade Belum Usai

Tepat dua tahun sudah berlalu sejak perilisan perdana game Stellar Blade karya Shift Up. Kendati fokus pengembang kini tertuju pada sekuel lanjutannya, pihak developer rupanya tetap menyiapkan rangkaian konten teranyar guna melengkapi judul orisinal tersebut.

Mengutip laporan dari media 4Gamer, Direktur sekaligus CEO Shift Up, Kim Hyung-tae, menyatakan bahwa Stellar Blade edisi perdana sejatinya “masih belum selesai”. Dirinya mengaku sedang menyiapkan penyegaran sistemik serta konten tambahan sebelum game sekuelnya benar-benar meluncur ke pasar.

“Saya berniat menyuguhkan banyak hal untuk seluruh gamer yang sudah menikmati petualangan ini. Kemungkinan bakal hadir ragam perubahan pada Stellar Blade menjelang peluncuran sekuel berikutnya, dan saya berharap Anda tetap setia menyukainya,” ungkap Hyung-tae.

Mengenai judul sekuelnya—Stellar Blade: Blood Rain, proyek ambisius tersebut masih dalam tahapan produksi aktif dan belum mengantongi jadwal rilis resmi. Berlainan dari game pembuka yang didistribusikan Sony Interactive Entertainment, karya penerus ini bakal dirilis mandiri oleh Shift Up.

Kolaborasi Spesial dengan Bayonetta

Penegasan bahwa edisi pertama ini belum tuntas kian terbukti lewat pengumuman kolaborasi teranyar bersama waralaba Bayonetta. Crossover ini menghadirkan total empat set kostum legendaris bernuansa khas karakter ikonis Cereza serta Jeanne.

Update event ini dijadwalkan hadir berbarengan dengan perilisan game di platform Nintendo Switch 2 pada tanggal 5 November nanti. Pengguna setia di platform PlayStation 5 maupun PC juga dapat memperoleh jajaran pakaian tersebut secara cuma-cuma.

Bagaimana pandanganmu terkait langkah kejutan ini, brott? Bagikan tanggapan serta opinimu langsung pada kolom komentar di bawah.

Temukan pula tulisan menarik serta update berita terkini lainnya yang disusun oleh Andy Julianto. Hubungi [email protected] untuk keperluan informasi lebih jauh atau pertanyaan lainnya.

Scroll to Top