Author: admin Page 6 of 24

Panduan Cara Bermain Orianna di League of Legends

Orianna adalah mage mid lane dengan damage tinggi, kontrol zona yang kuat, dan ultimate game-changer yang bisa membalikkan teamfight. Dia memiliki gaya bermain yang mengandalkan penempatan bola untuk menyerang, bertahan, dan memberikan utility bagi tim.

Jika kamu suka champion dengan kontrol yang presisi, poke yang aman, serta kemampuan untuk mengubah jalannya teamfight dengan satu ultimate, Orianna adalah pilihan yang sangat cocok untukmu! Berikut adalah panduan lengkapnya!


1. Pahami Skill Orianna

  • Passive – Clockwork Windup
    Basic attack Orianna memberikan damage tambahan yang meningkat setiap kali menyerang target yang sama berturut-turut. Ini membantu Orianna melakukan poke di lane dan menambahkan damage saat trading dengan musuh.
  • Q – Command: Attack
    Orianna mengirim bolanya ke lokasi yang ditargetkan, memberikan damage di area kecil. Ini adalah alat harass utama dan digunakan untuk mengontrol bola dalam pertarungan.
  • W – Command: Dissonance
    Bola Orianna menciptakan gelombang energi di sekitar dirinya, memberikan damage area, slow musuh, dan memberikan movement speed tambahan kepada Orianna dan sekutu. Ini sangat baik untuk kiting, engage, atau disengage.
  • E – Command: Protect
    Bola kembali ke Orianna atau diberikan ke champion sekutu, memberikan shield dan meningkatkan armor serta magic resist sementara. Saat bola bergerak, ia juga memberikan damage kecil ke musuh yang dilaluinya.
  • R – Command: Shockwave
    Ultimate Orianna menarik semua musuh yang ada di sekitar bola ke tengah, memberikan damage besar dan efek knock-up. Skill ini bisa membalikkan teamfight jika digunakan dengan baik!

2. Build Item Terbaik untuk Orianna

Core Items:

  1. Luden’s Tempest → Memberikan burst damage, mana regen, dan cooldown reduction, cocok untuk gaya bermain poke Orianna.
  2. Shadowflame → Menambah magic penetration, efektif untuk melawan musuh yang memiliki shield atau resist tinggi.
  3. Rabadon’s Deathcap → Memberikan AP yang sangat besar, membuat semua skill Orianna semakin mematikan.

Boots:

  • Sorcerer’s Shoes → Untuk magic penetration dan meningkatkan damage burst.
  • Ionian Boots of Lucidity → Jika ingin lebih sering menggunakan skill berkat cooldown reduction tambahan.

Situasional Items:

  • Zhonya’s Hourglass → Berguna untuk bertahan dari assassin seperti Zed dan Talon.
  • Banshee’s Veil → Jika musuh memiliki banyak CC atau burst magic damage seperti Syndra.
  • Void Staff → Jika lawan membangun banyak magic resist.
  • Cosmic Drive → Memberikan movement speed tambahan, sangat bagus untuk kiting dan repositioning.

3. Rune Terbaik untuk Orianna

Primary (Sorcery)

First Strike → Memberikan bonus damage saat menyerang musuh terlebih dahulu, cocok untuk poke Orianna.
Manaflow Band → Menambah mana sustain agar tidak kehabisan mana saat spam skill.
Transcendence → Memberikan cooldown reduction tambahan.
Scorch → Memberikan burn damage untuk memperkuat poke di early game.

Secondary (Inspiration)

Biscuit Delivery → Memberikan sustain tambahan di lane agar tidak mudah ditekan lawan.
Cosmic Insight → Memberikan item cooldown lebih cepat, termasuk Flash dan Stopwatch.


4. Gameplay dan Taktik

Early Game (Level 1-6)

Gunakan Q untuk poke dan farming. Orianna memiliki range yang aman, jadi manfaatkan untuk menekan lawan tanpa mengambil terlalu banyak risiko.
Perhatikan posisi bola. Jangan sembarangan melempar bola karena Orianna bergantung pada posisinya untuk menyerang atau bertahan.
Gunakan E untuk bertahan dari harass musuh. Jika lawan sering melakukan poke, gunakan E (Command: Protect) untuk mengurangi damage yang diterima.
Bersiap untuk roaming atau membantu jungler. Orianna bisa membantu dengan W untuk memberikan movement speed kepada rekan setim.


Mid Game (Level 6-13)

Gunakan R untuk inisiasi atau counter engage. Ultimate Orianna bisa membalikkan keadaan jika digunakan dengan baik.
Jaga posisi dalam teamfight. Orianna bukan frontliner, jadi tetap berada di belakang tank dan gunakan bola untuk memberikan damage dan support dari jarak jauh.
Fokus pada objektif. Gunakan W (Command: Dissonance) untuk membantu tim bergerak lebih cepat menuju Dragon atau Baron.


Late Game (Level 14-18)

Gunakan ultimate di momen terbaik. Command: Shockwave bisa menjadi game-changer jika digunakan pada beberapa musuh sekaligus.
Tetap berada di belakang tim. Jangan maju terlalu jauh karena Orianna mudah dihabisi oleh assassin seperti Zed atau Talon.
Gunakan bola untuk zoning. Dengan menaruh bola di area yang strategis, musuh akan takut mendekat karena ancaman W dan R.
Perhatikan ADC atau jungler. Gunakan E (Command: Protect) untuk memberikan shield kepada carry tim yang menjadi target musuh.


5. Combo Dasar Orianna

Poke Combo:

  1. Q (Command: Attack) ke musuh
  2. W (Command: Dissonance) untuk damage tambahan dan slow
  3. Auto attack untuk memanfaatkan passive

All-in Combo:

  1. Q (Command: Attack) ke musuh
  2. R (Command: Shockwave) untuk menarik mereka
  3. W (Command: Dissonance) untuk damage tambahan dan slow
  4. E (Command: Protect) jika perlu shield atau repositioning

Teamfight Combo:

  1. Taruh bola ke jungler atau tank yang akan masuk ke tengah musuh.
  2. Begitu mereka masuk, gunakan R (Command: Shockwave) untuk menarik semua musuh ke satu titik.
  3. Gunakan W segera setelah ultimate untuk damage tambahan dan slow.
  4. Gunakan E untuk shield kepada rekan tim yang membutuhkan.

6. Tips Pro untuk Bermain Orianna

Selalu perhatikan posisi bola! Banyak pemain baru terlalu fokus pada champion dan lupa di mana bola berada.
Jangan sia-siakan ultimate! Command: Shockwave bisa membalikkan teamfight, jadi gunakan di momen yang tepat.
Gunakan E pada tank yang akan engage! Ini akan membuat bola berada di posisi terbaik untuk ultimate.
Manfaatkan zoning dengan bola. Letakkan bola di jalur masuk musuh untuk mencegah mereka mendekat atau memaksa mereka berpikir dua kali sebelum engage.
Gunakan Flash + R untuk mengejutkan musuh. Jika lawan tidak siap, ini bisa langsung memenangkan teamfight.


Orianna adalah mage yang kuat dan fleksibel, bisa bermain defensif maupun agresif tergantung situasi. Dengan posisi bola yang tepat, dia bisa mengontrol pertempuran dan membalikkan teamfight dalam sekejap. Jika kamu ingin bermain sebagai midlaner dengan kontrol tinggi dan damage besar, Orianna adalah pilihan yang sempurna!

Panduan Cara Bermain Olaf di League of Legends

Olaf adalah fighter/juggernaut yang sangat kuat dalam duel 1v1 dan early game aggression. Dengan sustain yang tinggi dari lifesteal, damage besar dari attack speed, serta imunitas terhadap crowd control (CC) dari ultimate-nya, Olaf adalah pilihan yang sangat baik untuk jungler dan top lane.

Di tangan yang tepat, Olaf bisa menjadi monster tak terbendung yang berlari ke garis belakang musuh dan menghancurkan carry mereka tanpa bisa dihentikan. Berikut adalah panduan lengkap untuk memaksimalkan potensi Olaf!


1. Pahami Skill Olaf

  • Passive – Berserker Rage
    Semakin rendah HP Olaf, semakin cepat attack speed-nya. Ini berarti Olaf semakin berbahaya saat HP-nya rendah, jadi jangan takut untuk bertarung sampai akhir.
  • Q – Undertow
    Olaf melempar kapak yang memberikan damage fisik dan slow pada musuh yang terkena. Jika dia mengambil kembali kapaknya, cooldown skill ini berkurang secara signifikan, memungkinkan spam Q terus-menerus.
  • W – Tough It Out
    Olaf mendapatkan lifesteal, attack speed tambahan, dan perisai saat diaktifkan. Ini membuatnya sangat sulit dikalahkan dalam duel.
  • E – Reckless Swing
    Serangan yang mengabaikan armor dan memberikan true damage, tetapi Olaf juga menerima sedikit damage dari penggunaannya. Sangat bagus untuk burst damage terhadap musuh yang tanky atau squishy.
  • R – Ragnarok
    Olaf menjadi immune terhadap CC selama beberapa detik, meningkatkan damage dan movement speed saat bergerak ke arah musuh. Skill ini membuatnya tak terbendung dalam teamfight dan mampu masuk ke garis belakang musuh dengan mudah.

2. Build Item Terbaik untuk Olaf

Core Items:

  1. Goredrinker → Memberikan sustain, lifesteal, dan cooldown reduction, cocok untuk Olaf yang sering berada di tengah pertarungan.
  2. Sterak’s Gage → Memberikan shield besar saat HP turun, membantu Olaf bertahan lebih lama dalam pertarungan.
  3. Death’s Dance → Mengonversi damage menjadi bleed damage, memungkinkan Olaf bertahan lebih lama sebelum terkena burst.

Boots:

  • Plated Steelcaps → Jika lawan banyak physical damage.
  • Mercury’s Treads → Jika lawan memiliki banyak CC dan magic damage.

Situasional Items:

  • Spirit Visage → Jika lawan memiliki banyak magic damage, meningkatkan healing dari W dan Goredrinker.
  • Thornmail → Untuk menghadapi champion lifesteal seperti Fiora atau Aatrox.
  • Maw of Malmortius → Untuk menambah survivability melawan mage burst damage.
  • Black Cleaver → Untuk mengurangi armor musuh dan memberikan lebih banyak sustain.

3. Rune Terbaik untuk Olaf

Top Lane Runes:

Primary (Precision):

  • Conqueror → Memberikan stacking damage dan lifesteal, sangat cocok untuk Olaf yang sering bertarung lama.
  • Triumph → Memberikan healing saat membunuh musuh, berguna dalam teamfight.
  • Legend: Alacrity → Menambah attack speed untuk meningkatkan DPS.
  • Last Stand → Memberikan damage lebih besar saat HP rendah (sinkron dengan pasif Olaf).

Secondary (Resolve):

  • Second Wind → Memberikan regenerasi HP setelah terkena serangan.
  • Unflinching → Memberikan tenacity yang semakin kuat saat HP turun.

Jungle Runes:

Primary (Precision):

  • Conqueror
  • Triumph
  • Legend: Tenacity → Untuk mengurangi efek CC.
  • Last Stand

Secondary (Sorcery):

  • Nimbus Cloak → Memberikan movement speed saat menggunakan Smite, bagus untuk mengejar musuh.
  • Waterwalking → Menambah movement speed dan damage di sungai, membantu dalam pertempuran objektif.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game (Level 1-6):

Jungle:

  • Mulailah dengan Q (Undertow) untuk membersihkan jungle lebih cepat.
  • Gunakan Q dengan baik untuk memperlambat monster jungle dan mengurangi cooldown dengan mengambil kembali kapak.
  • Lakukan early gank! Olaf sangat kuat di early game, jadi manfaatkan agresi ini untuk membantu laner mendapatkan keunggulan.
  • Gunakan Smite + Q untuk mengamankan Rift Scuttler lebih cepat dari jungler musuh.

Top Lane:

  • Gunakan Q untuk poke lawan dan zoning.
  • Jangan takut bermain agresif! Olaf sangat kuat dalam duel di level rendah, terutama jika musuh tidak memiliki sustain.
  • Gunakan W dan passive untuk memenangkan trade, terutama jika musuh tidak memiliki burst damage besar.
  • Jika lawan berada di bawah 50% HP, gunakan Ghost + R untuk all-in dan mendapatkan kill.

Mid Game (Level 6-13):

  • Gunakan ultimate dengan baik. Jangan sia-siakan R (Ragnarok), simpan untuk momen penting di teamfight atau untuk menghindari CC musuh saat dive.
  • Fokus pada objektif! Olaf bisa dengan mudah mengamankan Dragon atau Herald berkat Q + W + Goredrinker.
  • Jungle: Coba invade jungle musuh, terutama jika mereka jungler yang lebih lemah seperti Amumu atau Evelynn.
  • Split push atau ikut teamfight? Jika musuh banyak memiliki CC dan burst, lebih baik split push di sidelane dengan teleport. Jika musuh lemah dalam CC, masuk ke teamfight dengan Ragnarok dan incar carry musuh.

Late Game (Level 14-18):

Jangan takut untuk menjadi inisiator! Jika ADC atau mid laner musuh terlalu kuat, langsung incar mereka dengan Ragnarok dan habisi mereka sebelum teamfight dimulai.
Gunakan Sterak’s Gage dan Death’s Dance untuk bertahan lebih lama dalam pertempuran.
Fokus pada objektif! Olaf bisa dengan cepat menghancurkan Baron atau Elder Dragon dengan bantuan tim.
Split push jika memungkinkan. Olaf bisa menghancurkan turret dengan cepat dan sulit dihentikan dalam duel 1v1.


5. Tips Pro untuk Bermain Olaf

Jangan takut bermain di HP rendah! Pasif Olaf memberikan attack speed tinggi saat HP turun, jadi manfaatkan ini dalam pertempuran.
Gunakan Q dengan bijak! Ambil kembali kapak untuk mengurangi cooldown dan terus spam slow musuh.
Simpan ultimate untuk momen penting. Jangan gunakan R (Ragnarok) sembarangan! Gunakan saat ada hard CC musuh seperti stun atau root.
Gunakan W sebelum menerima burst damage besar. Ini akan meningkatkan shield dan sustain agar lebih tahan lama dalam pertarungan.
Gunakan Ghost daripada Flash! Ghost lebih cocok untuk Olaf karena meningkatkan movement speed lebih lama, memungkinkan dia mengejar musuh dengan lebih efektif.


Olaf adalah champion yang sangat kuat dalam early game dan bisa menjadi monster tak terbendung dalam teamfight jika dimainkan dengan benar. Dengan lifesteal tinggi, true damage, dan imunitas terhadap CC, dia bisa menghancurkan garis belakang musuh dan membawa kemenangan untuk timnya. Gunakan build yang tepat, manfaatkan skill dengan baik, dan jangan takut untuk bertarung sampai akhir!

Panduan Cara Bermain Nunu & Willump di League of Legends

Nunu & Willump adalah jungler tank dengan kemampuan untuk memberikan sustain, crowd control yang kuat, serta damage area. Dengan kemampuan untuk menghancurkan objektif dan memberikan bantuan kuat untuk tim, Nunu & Willump adalah pilihan yang sangat baik untuk pengendalian peta, terutama dalam mengamankan dragon, rift herald, atau baron.

Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Nunu & Willump dengan efektif di League of Legends!


1. Pahami Skill Nunu & Willump

  • Passive – Call of the Freljord
    Ketika Nunu & Willump mengalahkan unit musuh atau menyelesaikan camp jungle, mereka mendapatkan bonus movement speed untuk beberapa detik. Ini membantu mereka berpindah cepat antara jungle atau menghindari musuh.
  • Q – Consume 🍴
    Nunu & Willump memakan unit musuh atau camp jungle, memberikan damage dan healing. Ini memungkinkan Nunu untuk bertahan lebih lama di jungle, terutama saat menghadapi jungle camps yang lebih kuat. Jika digunakan pada champion musuh, memberikan damage besar.
  • W – Blood Boil
    Nunu & Willump memberikan bonus attack speed dan movement speed kepada dirinya sendiri atau champion lain. Ini sangat berguna untuk memberikan kecepatan serangan dan mobilitas tambahan pada carry tim, terutama saat teamfight.
  • E – Snowball Barrage
    Nunu & Willump melemparkan bola salju besar yang melambatkan dan memberikan damage pada musuh. Bola salju ini juga dapat menumpuk untuk memberikan lebih banyak damage saat terkena beberapa kali, cocok untuk poke atau mengganggu musuh di lane atau jungle.
  • R – Absolute Zero
    Nunu & Willump mengeluarkan ledakan es besar yang menyebabkan damage besar kepada musuh di area sekitar setelah beberapa detik persiapan. Semakin lama Nunu menunggu, semakin besar damage yang dikeluarkan, dan musuh yang berada di dalam area tersebut juga akan diperlambat.

2. Build Item Terbaik untuk Nunu & Willump

  • Core Items:
    • Runic Echoes (Item jungle yang memberikan AP, movement speed, dan damage tambahan, sangat berguna untuk clear jungle dengan cepat)
    • Liandry’s Anguish (Item yang sangat cocok dengan skill Nunu, memberikan damage berkelanjutan dan burn damage kepada musuh)
    • Demonic Embrace (Untuk meningkatkan damage dan tankiness, memberikan tambahan HP dan AP)
    • Warmog’s Armor (Untuk health regen yang besar dan memberikan sustain saat dalam pertempuran tim besar)
    • Zhonya’s Hourglass (Jika ingin meningkatkan survivability dengan kemampuan untuk stasis pada waktu kritis dalam teamfight)
    • Vessel of Ruin (Memberikan damage tambahan dan memberikan healing reduction untuk musuh)
  • Boots:
    • Boots of Swiftness (Untuk movement speed lebih cepat dan pergerakan yang lebih fleksibel)
    • Mercury’s Treads (Untuk magic resist dan mengurangi CC duration)
    • Plated Steelcaps (Jika lawan timmu banyak menggunakan physical damage)
  • Situasional:
    • Frozen Heart (Untuk armor tambahan dan mengurangi attack speed musuh)
    • Abyssal Mask (Untuk meningkatkan magic resist dan memberi lebih banyak damage kepada musuh yang berada di dekat Nunu)
    • Rylai’s Crystal Scepter (Untuk memberikan slow effect kepada musuh dan memperkuat damage Nunu dengan AP tambahan)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo untuk Farming:
    1. Gunakan Q (Consume) pada camp jungle atau minion untuk membersihkan jungle camps dengan cepat dan healing diri sendiri.
    2. Gunakan E (Snowball Barrage) untuk poke musuh dari jarak jauh atau memberikan damage tambahan saat bertarung.
  • Combo untuk Engage:
    1. R (Absolute Zero) mulai charge pada area yang banyak musuh. Pastikan musuh tidak mengganggu channeling kemampuan ini agar memberikan damage maksimal.
    2. Gunakan W (Blood Boil) pada diri sendiri atau carry tim untuk meningkatkan attack speed dan movement speed.
    3. Setelah itu, gunakan Q (Consume) untuk memberikan damage besar pada musuh dan menyerap HP jika perlu.
  • Combo untuk Teamfight:
    1. Gunakan W (Blood Boil) pada carry tim seperti ADC atau midlaner untuk memberikan attack speed dan movement speed ekstra.
    2. Jangan ragu untuk memulai engage dengan R (Absolute Zero) untuk memberikan damage besar dan perlahankan musuh di area tersebut.
    3. Gunakan Q (Consume) untuk memberikan damage tambahan pada musuh yang sudah lemah atau untuk clear objective seperti dragon atau baron.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada clear jungle yang cepat. Gunakan Q (Consume) untuk mendapatkan sustain saat bertarung dengan jungle camps.
  • Gank dengan hati-hati. Gunakan E (Snowball Barrage) untuk slow musuh dan berikan kesempatan bagi laner untuk melakukan follow-up.
  • Jangan terlalu agresif, karena Nunu & Willump lebih baik dalam kontrol objektif dan sustain tim daripada melakukan early game burst.

Mid Game:

  • Bantu tim dengan objective control. Gunakan Q (Consume) untuk membersihkan dragon, herald, atau baron dengan cepat.
  • Gunakan R (Absolute Zero) untuk memberikan damage area besar di teamfight. Pastikan untuk men-charge R dengan aman agar menghasilkan damage maksimal.
  • Fokus pada gank dan pengontrolan peta. Gunakan W (Blood Boil) untuk mempercepat movement speed dan membantu carry tim.

Late Game:

  • Jangan ragu untuk engage pada pertempuran tim besar menggunakan R (Absolute Zero). Nunu & Willump bisa mengganggu musuh dengan slow besar dan damage area yang luar biasa.
  • Bantu tim dengan sustain dan utility. Gunakan W (Blood Boil) untuk memberikan kecepatan serangan dan mobilitas kepada carry tim.
  • Jaga posisi yang aman. Meskipun Nunu tanky, kamu harus menghindari musuh yang dapat mematikanmu dalam sekejap.

5. Tips Pro

Pilih waktu yang tepat untuk mengaktifkan R. Jangan terburu-buru menggunakan R (Absolute Zero). Biarkan musuh terkumpul terlebih dahulu dan pastikan mereka tidak dapat menghentikan channeling.

Gunakan W pada carry tim. Saat teamfight dimulai, gunakan W (Blood Boil) pada ADC atau midlaner untuk memberikan bonus attack speed dan kecepatan gerak.

Jangan takut untuk menggunakan E untuk melewati musuh. Gunakan E (Snowball Barrage) untuk mengganggu musuh yang mencoba menghindari engage atau memberikan damage tambahan saat gank.

Bantu tim dengan objektif. Nunu sangat kuat dalam menghancurkan objektif seperti dragon dan baron, jadi pastikan kamu sering membantu timmu untuk mengamankan mereka.


Nunu & Willump adalah jungler yang sangat berguna dengan kemampuan untuk memberikan utility, healing, dan damage area yang kuat. Dengan penguasaan yang baik dalam engage, teamfight, dan objective control, kamu dapat menjadi kunci kemenangan tim dalam pertempuran besar!

Panduan Cara Bermain Nilah di League of Legends

Nilah adalah champion AD (Attack Damage) fighter dengan kemampuan untuk melakukan sustained damage di pertempuran tim dan sangat kuat dalam duel. Dia memiliki gaya bermain yang unik, berfokus pada attack speed dan healing yang memberikan kontribusi besar dalam teamfight. Nilah adalah champion yang sangat bergantung pada posisi dan timing, jadi berikut adalah panduan untuk memaksimalkan potensinya dalam pertandingan!


1. Pahami Skill Nilah

  • Passive – Joy Unbound
    Nilah memberikan bonus healing kepada dirinya dan teman satu tim yang berada di dekatnya setiap kali dia menyerang musuh. Healing ini lebih besar jika teman satu tim yang mendapatnya. Ini memberi Nilah kemampuan untuk mendukung tim dan menciptakan sustain dalam pertempuran.
  • Q – Formless Blade
    Nilah menyerang dengan serangan area dan memberikan damage tambahan kepada musuh yang berada di dekatnya. Setiap serangan juga akan memberikan bonus damage berdasarkan persentase AD Nilah, yang sangat berguna untuk clear wave dan damage pada musuh.
  • W – Shifting Play
    Nilah melompat ke arah target yang ditentukan, meningkatkan attack speed-nya untuk beberapa detik, dan memberikan damage area kepada musuh di sekitarnya. Ini adalah skill yang sangat berguna untuk engage, duel, dan memberikan damage burst.
  • E – Slipstream
    Nilah dapat meluncur ke arah musuh atau sekutu, memberikan kecepatan dan melewati musuh dalam perjalanan. Ini memungkinkan Nilah untuk menghindari serangan musuh dan memberikan positional advantage saat bertempur.
  • R – Apocalyptic Dance
    Nilah melepaskan serangan area besar yang memberikan damage kepada musuh di sekitar area dan memberikan bonus damage jika musuh terkena lebih dari sekali. Ini adalah ultimate yang sangat kuat dalam teamfight, memungkinkan Nilah untuk menghancurkan musuh di sekitarnya.

2. Build Item Terbaik untuk Nilah

  • Core Items:
    • Kraken Slayer (Item utama untuk Nilah karena memberikan damage tambahan dengan critical strike dan bonus attack speed)
    • Galeforce (Jika ingin meningkatkan mobility dan kiting, memberikan burst damage saat ditembakkan)
    • Immortal Shieldbow (Sebagai alternatif untuk lifesteal dan shield tambahan saat low health)
    • Navori Quickblades (Untuk meningkatkan critical strike dan reduksi cooldown agar lebih cepat mengeluarkan kemampuan)
    • Lord Dominik’s Regards (Untuk menambah damage melawan champion dengan armor tinggi)
    • Wit’s End (Untuk damage magic dan magic resist, sangat baik melawan musuh dengan damage sihir tinggi)
  • Boots:
    • Berserker’s Greaves (Untuk meningkatkan attack speed dan damage output secara keseluruhan)
    • Plated Steelcaps (Untuk armor dan mengurangi physical damage yang diterima)
    • Mercury’s Treads (Untuk magic resist dan mengurangi CC duration)
  • Situasional:
    • Guardian Angel (Untuk revive dan attack damage tambahan setelah kematian)
    • Phantom Dancer (Untuk lifesteal, critical strike, dan shield tambahan)
    • Death’s Dance (Untuk lifesteal dan damage absorption, memberikan sustain yang baik)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Farming:
    1. Gunakan Q (Formless Blade) untuk clear minion wave dan memberikan damage area ke musuh.
    2. Serang musuh dengan basic attack setelah menggunakan Q, terutama jika kamu sudah mendapatkan attack speed dari item dan skill lainnya.
  • Combo Engage dan Burst Damage:
    1. Gunakan W (Shifting Play) untuk melompat ke target dan mendekatkan diri ke musuh, sambil mendapatkan attack speed tambahan.
    2. Aktifkan E (Slipstream) untuk menghindari serangan musuh atau untuk mendekatkan diri dengan lebih cepat.
    3. Setelah mendapatkan posisi yang tepat, gunakan R (Apocalyptic Dance) untuk memberikan damage area yang besar ke seluruh musuh di sekitar.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan W (Shifting Play) untuk memasuki teamfight dan memberikan damage burst dengan attack speed tambahan.
    2. Gunakan E (Slipstream) untuk bergerak lebih cepat dan menghindari skillshot musuh atau mendekati carry timmu.
    3. Setelah posisi yang tepat, aktifkan R (Apocalyptic Dance) untuk memberikan damage area besar kepada musuh yang terkunci dalam pertempuran tim.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farming dan stacking attack speed. Nilah sangat bergantung pada attack speed untuk memberikan damage yang konsisten.
  • Gunakan Q (Formless Blade) untuk clear minion wave dan poke musuh di lane.
  • Fokus pada posisi dan jangan terlalu jauh dari tim. Nilah tidak punya banyak kemampuan untuk melarikan diri, jadi pastikan untuk menjaga jarak dari musuh yang mengancam.

Mid Game:

  • Roam dan bantu tim dengan W (Shifting Play) untuk mempercepat engage atau gank.
  • Gunakan E (Slipstream) untuk menghindari skillshot musuh atau memasuki teamfight dengan posisi yang lebih baik.
  • Dapatkan item core seperti Kraken Slayer untuk meningkatkan damage output dan memberikan lebih banyak sustain dalam duel.

Late Game:

  • Jadilah fokus utama dalam teamfight dan pastikan untuk menggunakan W dan E dengan bijak untuk mendapatkan attack speed dan posisi terbaik dalam pertarungan besar.
  • Gunakan R (Apocalyptic Dance) di saat yang tepat untuk membuat perbedaan dalam teamfight dengan damage area besar.
  • Manfaatkan healing dari passive Nilah untuk sustain dalam pertarungan panjang, dan bantu tim dengan memberikan damage dan healing kepada mereka.

5. Tips Pro

Perhatikan posisi dan timing W. W memberikan bonus attack speed, jadi pastikan untuk menggunakan skill ini di saat yang tepat untuk memaksimalkan output damage, terutama dalam duel dan teamfight.
Jangan ragu untuk melakukan dive menggunakan W dan E untuk mendapatkan damage tambahan di dalam pertempuran.
Kombinasikan dengan support yang bisa memberikan CC untuk memaksimalkan potensi burst damage dari Nilah.
Gunakan E untuk reposition atau menghindari serangan musuh yang sulit untuk ditangani, terutama jika kamu diincar oleh champion musuh dengan mobility tinggi.


Nilah adalah champion fighter AD yang sangat kuat dalam duel dan teamfight dengan kemampuan untuk memberikan damage besar dan healing sustain untuk dirinya dan tim. Dengan fokus pada attack speed, posisi yang tepat, dan timing yang baik, Nilah dapat mengubah jalannya permainan dan menjadi carry tim dalam pertarungan besar!

Panduan Cara Bermain Nautilus di League of Legends

Nautilus adalah support tank yang memiliki kemampuan luar biasa untuk engage, crowd control, dan melindungi tim. Dengan CC yang kuat, durability, dan kemampuan untuk mengunci musuh, Nautilus adalah pilihan yang sangat solid di posisi support. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Nautilus dengan efektif di League of Legends!


1. Pahami Skill Nautilus

  • Passive – Staggering Blow
    Setiap kali Nautilus menyerang musuh, dia memberikan stun singkat pada target tersebut. Ini membuat serangan Nautilus sangat efektif dalam mengunci musuh dan memberikan crowd control yang kuat.
  • Q – Dredge Line
    Nautilus melemparkan hook besar yang menariknya ke musuh atau struktur. Jika terkena musuh, Nautilus akan menarik diri dan musuh menuju satu sama lain, memberikan kesempatan untuk engage atau setup kill.
  • W – Titan’s Wrath
    Nautilus mengaktifkan shield yang menyerap damage, dan ketika diaktifkan, serangan berikutnya memberikan damage tambahan di area sekitar musuh. Ini adalah skill yang berguna untuk berdiri lebih lama dalam pertarungan dan memberikan damage tambahan.
  • E – Riptide
    Nautilus melepaskan gelombang air yang menyebabkan damage dan slow kepada musuh di sekitar area tersebut. Ini membantu mengurangi mobilitas musuh dan memberikan kontrol tambahan selama pertempuran.
  • R – Depth Charge
    Nautilus meluncurkan missile besar yang mengejar musuh terdekat, menandai mereka, dan memberikan damage serta knock-up setelah beberapa detik. Ini adalah skill utama Nautilus untuk mengunci target utama dalam pertempuran tim.

2. Build Item Terbaik untuk Nautilus

  • Core Items:
    • Locket of the Iron Solari (Memberikan shield untuk tim, sangat berguna dalam teamfight untuk melindungi tim dari damage)
    • Zeke’s Convergence (Memberikan bonus damage dan shielding untuk carry tim yang sangat berguna untuk meningkatkan output damage tim)
    • Redemption (Untuk healing tambahan dalam teamfight, memberikan sustain yang besar untuk tim)
    • Knight’s Vow (Untuk memberikan shield pada carry tim dan mengurangi damage yang diterima oleh mereka)
    • Thornmail (Jika tim lawan mengandalkan auto-attacks, ini memberikan grievous wounds dan armor tambahan)
    • Abyssal Mask (Untuk meningkatkan magic resist dan damage output musuh yang dekat)
  • Boots:
    • Boots of Mobility (Untuk roaming cepat dan memberikan lebih banyak kontrol di seluruh peta)
    • Mercury’s Treads (Untuk mengurangi CC duration dan memberikan magic resist)
    • Plated Steelcaps (Untuk mengurangi physical damage yang diterima dan memberikan armor)
  • Situasional:
    • Gargoyle Stoneplate (Untuk meningkatkan tankiness dan memberikan ketahanan ekstra di dalam teamfight)
    • Frozen Heart (Untuk memberikan armor dan mengurangi attack speed musuh)
    • Zhonya’s Hourglass (Jika ingin melindungi diri dengan stasis saat bertarung)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Engage:
    1. Gunakan Q (Dredge Line) untuk menarik musuh dan engage. Setelah terkena, pastikan kamu segera mendekat untuk memberikan damage dan memberikan crowd control kepada musuh.
    2. Aktifkan W (Titan’s Wrath) untuk memberikan shield dan memberikan damage tambahan di sekitar musuh.
    3. Gunakan E (Riptide) untuk memberikan slow dan damage area yang akan memperlambat musuh serta memberi lebih banyak kontrol selama engage.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan Q (Dredge Line) untuk mengunci target utama atau carry musuh.
    2. Setelah musuh terkunci, aktifkan W (Titan’s Wrath) untuk memberikan damage tambahan dan melindungi dirimu dengan shield.
    3. Gunakan E (Riptide) untuk memperlambat musuh yang mencoba melarikan diri atau menghindar dari pertempuran.
    4. Jika musuh mencoba lari atau bersembunyi, gunakan R (Depth Charge) untuk mengejar dan menghentikan mereka dengan knock-up besar.
  • Combo Solo Killing atau Duels:
    1. Gunakan Q (Dredge Line) untuk menarik musuh lebih dekat.
    2. Aktifkan W (Titan’s Wrath) dan E (Riptide) untuk mempercepat kill.
    3. Jika musuh mencoba kabur, gunakan R (Depth Charge) untuk mengunci mereka dan pastikan kill tersebut.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada roam dan engage. Sebagai support, manfaatkan Q untuk engage pada musuh dan memberikan pressure kepada carry musuh.
  • Gunakan E (Riptide) untuk membersihkan minion dan memberikan slow pada musuh yang mencoba mendekat.
  • Pastikan untuk menggunakan W (Titan’s Wrath) saat melakukan trade atau saat kamu merasa akan terkena damage, memberikan shield dan membantu bertahan lebih lama.

Mid Game:

  • Bergerak aktif di seluruh peta dengan menggunakan Q untuk gank dan memberikan CC kepada musuh.
  • Jangan ragu untuk menggunakan R (Depth Charge) pada musuh yang terisolasi atau carry musuh yang berusaha untuk melarikan diri.
  • Gunakan W (Titan’s Wrath) secara bijak saat teamfight untuk mengurangi damage yang diterima oleh timmu.

Late Game:

  • Fokus pada teamfights dan jangan ragu untuk engage dengan Q (Dredge Line) dan R (Depth Charge) untuk mengunci musuh.
  • Gunakan E (Riptide) untuk memberikan slow dan mengontrol pergerakan musuh, serta melindungi carry tim dari gank.
  • Jangan lupa untuk menggunakan W (Titan’s Wrath) untuk memberi shield pada tim dan bertahan lebih lama di tengah pertempuran besar.

5. Tips Pro

Jangan buru-buru menggunakan Q. Pastikan Q mengenai musuh dan memberi timmu kesempatan untuk melanjutkan engage atau membunuh musuh.
Timing R yang tepat sangat penting. Gunakan R (Depth Charge) untuk mengunci target yang benar-benar penting seperti carry musuh atau target yang berusaha melarikan diri.
Gunakan W (Titan’s Wrath) saat menerima damage untuk mendapatkan shield dan meningkatkan ketahanan. Ini juga memberikan damage tambahan untuk musuh yang berada di dekatmu.
Bersiaplah untuk menjadi tanky frontliner. Nautilus sangat kuat dalam pertarungan tim besar, jadi jadilah orang yang pertama menginisiasi dan menyerap damage untuk timmu.


Nautilus adalah champion support yang sangat kuat dengan kemampuan engage, crowd control, dan tankiness yang luar biasa. Dengan permainan yang bijak, Nautilus bisa menjadi anchor untuk tim dalam mengunci musuh dan memastikan kemenangan dalam pertempuran tim. Menggunakan Q dan R dengan tepat, serta melindungi carry tim dengan W dan E, akan membuatmu menjadi penentu kemenangan dalam setiap game!

Panduan Cara Bermain Nasus di League of Legends

Nasus adalah champion tanky yang terkenal karena kemampuannya untuk scaling sangat baik di late game, terutama berkat skill Siphoning Strike (Q)-nya. Sebagai top laner, Nasus membutuhkan waktu untuk berkembang, tetapi ketika dia mencapai potensi penuh, dia bisa menjadi monster yang sulit dihentikan. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Nasus dengan efektif di League of Legends!


1. Pahami Skill Nasus

  • Passive – Soul Eater
    Nasus mendapatkan bonus lifesteal berdasarkan jumlah damage yang dia berikan dengan serangan biasa atau skill. Ini memberikan sustain yang sangat kuat di lane dan membuat Nasus semakin tanky seiring waktu.
  • Q – Siphoning Strike
    Nasus menyerang musuh dengan serangan fisik yang sangat kuat. Setiap kali Nasus membunuh musuh atau menerima assist dengan serangan ini, damage Q-nya meningkat secara permanen. Ini adalah skill utama Nasus yang memungkinkannya untuk membesar seiring waktu.
  • W – Wither
    Nasus memperlambat dan menguap musuh di area target, mengurangi kecepatan gerak dan serangan mereka. Ini adalah alat utama Nasus untuk mengurangi mobilitas musuh dan mengunci musuh dalam teamfight atau ketika bertarung di lane.
  • E – Spirit Fire
    Nasus melemparkan api ke tanah yang menghasilkan damage area secara terus-menerus di area tersebut. Ini juga mengurangi armor musuh di dalamnya. Skill ini sangat berguna untuk wave clear dan mengurangi pertahanan musuh.
  • R – Fury of the Sands 🌪️
    Nasus memasuki mode rage yang meningkatkan attack range, health, dan damage selama durasi skill. Selain itu, dia juga mendapatkan bonus area-of-effect damage saat berada di dekat musuh, menjadikannya semakin berbahaya dalam teamfight.

2. Build Item Terbaik untuk Nasus

  • Core Items:
    • Divine Sunderer (Memberikan damage dan sustain yang luar biasa dengan kombinasi damage fisik dan healing)
    • Frozen Heart (Untuk memberikan armor dan mana tambahan serta mengurangi attack speed musuh)
    • Spirit Visage (Meningkatkan healing yang didapat Nasus dan memberikan magic resist yang baik)
    • Thornmail (Untuk memberikan grievous wounds dan mengurangi damage yang diterima dari serangan fisik)
    • Randuin’s Omen (Untuk melawan critical strike dan memberikan slow area di sekitar Nasus)
    • Dead Man’s Plate (Menambah health, movement speed, dan damage pada serangan pertama)
  • Boots:
    • Ninja Tabi (Untuk mengurangi damage fisik yang diterima dan memberikan armor ekstra)
    • Mercury’s Treads (Untuk mengurangi CC duration dan memberikan magic resist)
    • Plated Steelcaps (Untuk damage reduction terhadap serangan fisik)
  • Situasional:
    • Gargoyle Stoneplate (Untuk meningkatkan tankiness dan bertahan lebih lama di dalam teamfight)
    • Black Cleaver (Jika kamu perlu damage output tambahan untuk menembus armor musuh)
    • Turbo Chemtank (Untuk meningkatkan engage dan memberikan movement speed)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Farming:
    1. Gunakan E (Spirit Fire) untuk membersihkan minion dengan cepat dan mengurangi armor musuh.
    2. Serang dengan Q (Siphoning Strike) pada minion atau champion untuk meningkatkan damage Q-mu secara permanen.
    3. Gunakan auto-attack untuk membunuh minion atau musuh di sekitar area Spirit Fire untuk memaksimalkan potensi damage.
  • Combo Engage dan Teamfight:
    1. Gunakan W (Wither) untuk memperlambat dan mengunci musuh, terutama champion dengan mobilitas tinggi atau carry tim lawan.
    2. Setelah mengunci musuh dengan Wither, gunakan Q (Siphoning Strike) pada musuh untuk memberikan damage besar.
    3. Aktifkan R (Fury of the Sands) untuk meningkatkan damage dan health selama teamfight atau ketika bertarung dengan musuh yang banyak.
  • Combo Solo Killing atau Duels:
    1. Gunakan W (Wither) untuk memperlambat musuh dan mengurangi serangan mereka.
    2. Aktifkan R (Fury of the Sands) dan serang musuh dengan Q (Siphoning Strike) untuk memberikan damage maksimal.
    3. Gunakan E (Spirit Fire) untuk mengurangi armor musuh dan meningkatkan damage seranganmu.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farm menggunakan Q untuk menambah stack damage. Setiap minion yang dibunuh dengan Q akan meningkatkan damage secara permanen. Jangan terburu-buru berkelahi, karena Nasus akan jauh lebih kuat ketika dia memiliki banyak stack di Q-nya.
  • Gunakan E (Spirit Fire) untuk membantu wave clear dan poke musuh jika mereka mencoba mengganggu farmmu.
  • W (Wither) adalah skill yang sangat kuat untuk menghentikan musuh yang berusaha untuk mengganggu farming atau melakukan gank. Gunakan W jika musuh mencoba menyerangmu atau carry tim.

Mid Game:

  • Fokus pada farm dan stack Q sebanyak mungkin. Nasus menjadi semakin kuat seiring bertambahnya stack dari Q.
  • Gunakan W untuk mengurangi mobilitas musuh atau menghentikan musuh yang mencoba engage pada carry tim.
  • Bantu tim dengan menggunakan R untuk memberikan damage tambahan di teamfight dan menjadi tank yang lebih kuat.

Late Game:

  • Nasus menjadi sangat tanky dan memiliki damage yang besar dengan stack Q yang sudah terkumpul. Pastikan untuk menjaga jarak dengan carry musuh dan menggunakan W untuk mengunci mereka.
  • Aktifkan R pada saat teamfight untuk menjadi tank yang sangat kuat dan memberikan damage area.
  • Jadilah frontliner untuk timmu, dengan menggunakan Wither untuk melumpuhkan musuh dan Fury of the Sands untuk menangani kerusakan.

5. Tips Pro

Farmlah dengan sabar. Nasus membutuhkan waktu untuk mengumpulkan stack Q agar bisa mencapai potensi penuh. Jangan terburu-buru bertarung, fokuslah untuk mengumpulkan stack sebanyak mungkin.
Gunakan Wither dengan bijak. W adalah skill untuk menghentikan musuh, jadi gunakan pada champion yang memiliki mobilitas tinggi atau carry musuh yang ingin melarikan diri.
Posisikan dirimu dengan hati-hati. Nasus adalah champion yang kuat di late game, tapi lemah di awal game. Posisikan dirimu dengan baik agar tidak terlalu mudah terbunuh sebelum kamu mendapatkan stack Q yang cukup.
Bantu tim dalam teamfight. Nasus sangat kuat saat berada di dalam pertarungan besar. Gunakan R untuk memperkuat kemampuan tank dan damage-mu, dan pastikan untuk memanfaatkan Wither untuk membatasi pergerakan musuh.


Nasus adalah champion late-game yang sangat kuat, terutama jika dia bisa mengumpulkan banyak stack pada Q-nya. Meskipun dia lemah di awal permainan, Nasus menjadi monster yang sangat tanky dan powerful seiring berjalannya waktu. Dengan kesabaran dan permainan yang tepat, Nasus dapat mengubah jalannya permainan dan menjadi ancaman besar bagi tim musuh.

Panduan Cara Bermain Nami di League of Legends

Nami adalah support mage yang sangat kuat dengan kemampuan healing, crowd control (CC), dan utility yang luar biasa. Sebagai support, Nami dapat memberikan perlindungan dan sustain untuk tim, sementara juga memberikan poke damage yang solid kepada musuh. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Nami dengan efektif di League of Legends!


1. Pahami Skill Nami

  • Passive – Surging Tides
    Setiap kali Nami menggunakan kemampuan (Q, W, atau E) pada teman atau musuh, mereka akan mendapatkan bonus movement speed sementara. Ini memungkinkan Nami untuk membantu engage atau melarikan diri dengan lebih efisien.
  • Q – Aqua Prison
    Nami melemparkan bola air yang mengangkat musuh ke udara dan menstun mereka selama beberapa detik. Ini adalah kemampuan utama Nami untuk crowd control dan mengatur tempo teamfight.
  • W – Ebb and Flow
    Nami melepaskan gelombang air yang pertama memberikan healing pada teman yang terkena, lalu memberikan damage pada musuh yang berada di jalurnya. Skill ini memberikan sustain yang sangat kuat dan poke damage pada musuh.
  • E – Tidecaller’s Blessing
    Nami memberi buff kepada teman yang terkena, memberikan mereka bonus magic damage pada serangan mereka dan slow pada musuh yang terkena serangan tersebut. Ini membantu tim untuk mendapatkan kill atau melarikan diri dari pertempuran.
  • R – Tidal Wave
    Nami mengirimkan gelombang besar yang knock up musuh dan memberikan slow besar kepada mereka. Ini adalah kemampuan engage atau disengage yang sangat kuat dalam pertempuran tim besar.

2. Build Item Terbaik untuk Nami

  • Core Items:
    • Shurelya’s Battlesong (Menambah movement speed dan buff untuk engage atau disengage, serta heal tambahan untuk tim)
    • Redemption (Memberikan healing tambahan untuk tim dalam pertempuran besar)
    • Ardent Censer (Memberikan bonus attack speed dan damage pada carry tim yang menguntungkan untuk buffing ADC)
    • Moonstone Renewer (Menambah healing per second untuk tim selama pertarungan panjang)
    • Zhonya’s Hourglass (Untuk melindungi diri sendiri dari burst damage dengan stasis ketika dibutuhkan)
    • Mikael’s Blessing (Untuk membersihkan CC yang mengganggu teman)
  • Boots:
    • Boots of Mobility (Untuk roaming lebih cepat dan membantu di seluruh peta)
    • Ionian Boots of Lucidity (Untuk mengurangi cooldown dan memungkinkan kamu menggunakan skill lebih sering)
    • Mercury’s Treads (Untuk mengurangi CC dan magic resist)
  • Situasional:
    • Banshee’s Veil (Untuk melindungi diri dari skill berbahaya atau skill besar yang bisa membunuh Nami)
    • Redemption (Jika tim membutuhkan healing tambahan dalam teamfight)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Sustain:
    1. Gunakan W (Ebb and Flow) untuk memberikan healing pada carry timmu dan memberikan damage pada musuh yang berdekatan.
    2. Gunakan Q (Aqua Prison) untuk menstun musuh yang mencoba maju atau mengganggu carry tim.
    3. Gunakan E (Tidecaller’s Blessing) pada carry timmu untuk memberikan bonus damage dan slow pada musuh yang berada di jarak serang.
  • Combo Engage:
    1. Gunakan Q (Aqua Prison) untuk menstun musuh dan membuka kesempatan untuk engage.
    2. Setelah itu, gunakan R (Tidal Wave) untuk mengganggu posisi musuh dan memberikan slow serta knock-up pada musuh yang terjebak.
    3. Gunakan W (Ebb and Flow) untuk memberikan healing pada carry timmu saat mereka mengejar musuh.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan R (Tidal Wave) untuk mengganggu musuh yang berusaha mengejar carry tim atau mengontrol posisi mereka dalam pertarungan.
    2. Gunakan W (Ebb and Flow) pada carry tim atau diri sendiri untuk healing dan mengurangi damage dari musuh.
    3. Gunakan E (Tidecaller’s Blessing) pada carry atau champion yang akan melakukan damage besar untuk mempercepat kill.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada positioning yang baik di lane. Pastikan kamu selalu berada di belakang carry dan memberikan poke damage menggunakan W.
  • Gunakan Q dengan hati-hati. Ini adalah skill stun yang sangat berguna untuk mengatur trade atau gank musuh, tapi juga harus dipastikan mengenai musuh dengan tepat.
  • Manfaatkan E untuk memberikan sustain dan buff pada carry tim. E juga bisa digunakan untuk memberikan slow pada musuh yang mencoba melarikan diri.

Mid Game:

  • Rotasi ke mid lane atau bot lane untuk membantu tim dengan engage dan disengage menggunakan R (Tidal Wave) dan Q.
  • Gunakan W untuk memberikan sustain pada carry timmu atau untuk poke musuh yang mencoba maju.
  • Pastikan kamu memberikan vision dengan menggunakan sapling atau wards di area kunci untuk meminimalisir potensi gank.

Late Game:

  • Posisikan dirimu dengan hati-hati. Nami sangat rentan terhadap burst damage, jadi pastikan kamu berada di belakang carry dan memberikan sustain serta CC kepada tim.
  • Timing yang tepat dengan R sangat penting. Gunakan Tidal Wave untuk engage atau disengage dan mengunci musuh dalam pertempuran besar.
  • Gunakan W secara berkala untuk menjaga healing tim dan memberikan damage tambahan untuk musuh yang mendekat.

5. Tips Pro

Gunakan Q secara strategis untuk stun musuh yang mencoba melakukan engage atau mengganggu carry tim. Jangan terburu-buru menggunakannya jika tidak yakin mengenai posisinya.
Fokus pada penggunaan E dengan baik. Berikan buff pada carry tim untuk mempercepat damage output mereka dan mengurangi kemungkinan musuh melarikan diri.
Timing R yang tepat sangat penting. Gunakan Tidal Wave saat tim kamu siap untuk engage atau saat musuh berada dalam posisi yang buruk.
Jaga jarak yang aman. Nami rentan terhadap burst damage, jadi pastikan kamu berada di posisi yang aman di belakang tim, tetapi tetap dapat memberikan pengaruh besar dengan skillmu.


Nami adalah support yang sangat berguna dengan kemampuan untuk memberikan sustain, crowd control, dan buff kepada timnya. Jika dimainkan dengan baik, Nami dapat menjadi penentu kemenangan dalam teamfight berkat skill CC dan heal-nya yang luar biasa. Dengan pemahaman yang baik tentang timing dan positioning, Nami bisa memberikan impact besar untuk tim dan membantu meraih kemenangan!

Panduan Cara Bermain Maokai di League of Legends

Maokai adalah tank yang tangguh dengan kemampuan crowd control (CC), sustain, dan engage yang luar biasa. Sebagai top laner atau jungler, Maokai bisa mengontrol area pertempuran dengan baik dan menjadi pahlawan untuk timnya berkat kemampuan untuk mengunci musuh dan bertahan di garis depan. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Maokai dengan efektif!


1. Pahami Skill Maokai

  • Passive – Sap Magic
    Setiap beberapa detik, Maokai mendapatkan healing setelah menggunakan ability pada musuh atau saat ia menyerang. Skill ini memberi sustain yang sangat baik, terutama dalam pertempuran panjang.
  • Q – Bramble Smash
    Maokai menghantam tanah di depan dengan serangan area, memberikan damage dan knockback pada musuh yang terkena. Ini sangat efektif untuk mengganggu musuh dan mengatur posisi mereka dalam pertempuran.
  • W – Twisted Advance
    Maokai mengejar musuh dengan kecepatan yang tinggi dan stun mereka setelah mencapai target. Ini adalah skill utama untuk engage atau melarikan diri dan memberikan tekanan pada musuh.
  • E – Sapling Toss
    Maokai melemparkan sapling yang meledak dan memberikan damage serta slow pada musuh yang terkena. Sapling ini dapat digunakan untuk vision control, terutama di hutan atau area gelap di peta.
  • R – Vengeful Maelstrom
    Maokai menciptakan area storm yang mengurangi damage dari musuh di dalamnya dan memberikan damage pada musuh yang berada dalam jangkauan. Ini memberikan utility yang sangat besar dalam teamfight, memberi perlindungan bagi timnya.

2. Build Item Terbaik untuk Maokai

  • Core Items:
    • Sunfire Aegis (Menambah tankiness dan memberikan damage area saat berada di dekat musuh)
    • Thornmail (Memberikan damage kembali kepada musuh yang menyerang Maokai dan grievous wounds)
    • Warmog’s Armor (Memberikan HP besar dan health regeneration yang kuat)
    • Rime’s Glory (Untuk meningkatkan movement speed dan mendukung engage tim)
    • Spirit Visage (Menambah health, magic resist, dan meningkatkan healing dari passive Maokai)
    • Gargoyle Stoneplate (Item defensif yang memberikan survivability ekstra saat berada di depan musuh)
  • Boots:
    • Mercury’s Treads (Untuk mengurangi CC duration dan magic resistance)
    • Plated Steelcaps (Untuk mengurangi physical damage yang diterima)
    • Boots of Swiftness (Jika membutuhkan movement speed tambahan untuk roaming atau positioning)
  • Situasional:
    • Abyssal Mask (Untuk melawan magic damage dan memberikan magic resist yang besar)
    • Knight’s Vow (Jika ingin melindungi carry tim dan memberikan shield pada mereka)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Farming:
    1. Gunakan E (Sapling Toss) di area yang gelap untuk vision atau untuk mengharass musuh di lane.
    2. Gunakan Q (Bramble Smash) untuk memberikan damage dan knockback kepada musuh yang mendekat.
    3. Gunakan auto-attack setelah menggunakan Q dan E untuk menghasilkan lebih banyak damage dengan menggunakan passive Maokai.
  • Combo Engaged:
    1. Gunakan W (Twisted Advance) untuk mengejar musuh dan menstun mereka, mengunci posisi mereka untuk serangan lanjutan.
    2. Setelah musuh terstun, gunakan Q (Bramble Smash) untuk memberikan damage tambahan dan mengganggu posisi mereka.
    3. Gunakan R (Vengeful Maelstrom) untuk menciptakan area storm yang melindungi tim kamu dan mengurangi damage dari musuh.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan W (Twisted Advance) untuk mengengage musuh atau menstun mereka yang berada di posisi strategis.
    2. Setelah berada di tengah pertarungan, aktifkan R (Vengeful Maelstrom) untuk memberikan damage dan mitigasi damage kepada musuh di area yang besar.
    3. Gunakan Q (Bramble Smash) untuk mengganggu musuh yang berusaha melarikan diri atau menyerang carry tim kamu.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farming dan mengontrol lane. Gunakan Q untuk poke dan menghalau musuh yang mencoba mendekat, serta E untuk memberikan vision di area gelap atau mengharass musuh.
  • Posisikan dirimu dengan baik di lane, karena Maokai dapat melakukan trade yang efektif berkat sustain dari passive-nya dan CC yang dimiliki.
  • Gunakan sapling untuk membantu jungler atau untuk menaruh vision di sungai untuk menghindari gank.

Mid Game:

  • Gunakan W untuk membantu tim engage atau mendekati musuh yang rapuh.
  • Manfaatkan R dalam teamfight, pastikan kamu berada di tengah-tengah pertarungan untuk memberikan damage dan memberikan perlindungan bagi carry timmu.
  • Jaga posisi dan pastikan kamu berada di garis depan, menghalangi musuh yang berusaha mengincar carry tim.

Late Game:

  • Menjadi frontliner untuk tim dan tank semua damage musuh. Gunakan W untuk mengeliminasi musuh yang berusaha menghancurkan carry tim.
  • Gunakan E untuk mengganggu posisi musuh dan memberikan penglihatan untuk tim saat pertempuran besar.
  • Timing R sangat penting, pastikan kamu melepaskan Vengeful Maelstrom pada waktu yang tepat agar memberikan dampak maksimal pada teamfight.

5. Tips Pro

Posisikan dirimu dengan hati-hati agar tidak terlalu cepat terjebak dalam kerumunan musuh. Maokai sangat bergantung pada waktu yang tepat untuk engage dan bertahan.
Gunakan sapling untuk mengontrol area gelap dan memberikan vision untuk tim. Sapling dapat digunakan untuk mengejutkan musuh yang mencoba bersembunyi di semak-semak.
Gunakan W untuk mengejar musuh yang ingin melarikan diri, atau untuk melarikan diri dari situasi yang berbahaya.
Jangan ragu untuk menggunakan R untuk melindungi timmu dalam pertarungan besar. R memberikan perlindungan besar dan mengurangi damage dari musuh.


Maokai adalah tank yang sangat kuat dengan kemampuan untuk mengontrol teamfight dan melindungi tim. Jika dimainkan dengan baik, Maokai bisa menjadi frontliner yang sangat efektif, menyerap banyak damage, dan memberikan banyak kontribusi dalam pertarungan besar. Dengan penggunaan skill yang tepat, Maokai bisa menjadi pahlawan yang sangat berguna untuk tim!

Panduan Cara Bermain Morgana di League of Legends

Morgana adalah support mage dengan kemampuan crowd control (CC), sustain, dan utility yang sangat kuat. Dengan root, shield, dan damage area yang besar, Morgana dapat mengubah jalannya pertandingan dengan memberikan perlindungan kepada tim dan mengunci musuh dalam pertempuran. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Morgana dengan efektif di League of Legends!


1. Pahami Skill Morgana

  • Passive – Soul Siphon
    Morgana memperoleh healing dari damage yang ia berikan kepada musuh yang terkena. Skill ini sangat berguna untuk sustain di lane dan membantu Morgana bertahan lebih lama dalam pertarungan.
  • Q – Dark Binding
    Morgana melemparkan rantai hitam yang menempel pada musuh dan memberikan root selama beberapa detik. Ini adalah alat utama untuk mengunci musuh dan memberikan peluang untuk tim menyerang.
  • W – Tormented Shadow
    Morgana melepaskan area gelap yang memberikan damage berkelanjutan kepada musuh yang berada di dalamnya. Cocok untuk memberikan damage area dalam teamfight dan poke musuh di lane.
  • E – Black Shield
    Morgana memberikan shield kepada teman atau dirinya sendiri yang dapat menyerap CC (crowd control) dan magic damage. Ini adalah kemampuan penyelamatan yang sangat kuat untuk tim.
  • R – Soul Shackles
    Morgana melepaskan rantai yang menghubungkan dirinya dengan musuh di area sekitarnya, memberikan damage dan stun kepada musuh yang terkena jika mereka tetap berada dalam jangkauan setelah beberapa detik.

2. Build Item Terbaik untuk Morgana

  • Core Items:
    • Liandry’s Anguish (Menambah damage magic berkelanjutan, sangat kuat dengan Tormented Shadow)
    • Rylai’s Crystal Scepter (Memberikan slow tambahan dan sustain)
    • Zhonya’s Hourglass (Untuk bertahan hidup dan menghindari burst damage)
    • Redemption (Item support untuk healing seluruh tim dalam teamfight)
    • Mikael’s Blessing (Untuk menghapus CC dan memberikan perlindungan pada tim)
    • Morellonomicon (Jika musuh memiliki banyak healing)
  • Boots:
    • Sorcerer’s Shoes (Untuk meningkatkan magic penetration)
    • Boots of Lucidity (Untuk mempercepat cooldown skill)
    • Mercury’s Treads (Jika menghadapi banyak crowd control atau magic damage)
  • Situasional:
    • Banshee’s Veil (Untuk menghindari skill besar musuh yang bisa menghancurkan kamu)
    • Ardent Censer (Untuk memberikan bonus attack speed dan damage pada carry tim)
    • Tear of the Goddess (Jika ingin lebih banyak mana regeneration)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Kontrol:
    1. Gunakan Q (Dark Binding) untuk mengunci musuh.
    2. Setelah musuh terkena root, aktifkan W (Tormented Shadow) untuk memberikan damage area di sekitar musuh yang terikat.
    3. Jika musuh berusaha kabur, pastikan Q kembali digunakan jika cooldown-nya sudah selesai.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan W (Tormented Shadow) untuk memberikan damage area pada musuh yang berkumpul.
    2. Gunakan R (Soul Shackles) untuk mengunci musuh dalam area besar, memberikan damage tambahan, dan stun mereka jika mereka tidak keluar dari area tersebut.
    3. Gunakan E (Black Shield) pada carry tim atau diri sendiri untuk melindungi dari CC dan magic damage saat teamfight.
  • Combo Escape atau Perlindungan:
    1. Gunakan E (Black Shield) untuk melindungi diri atau teman dari CC yang akan datang.
    2. Gunakan Q (Dark Binding) untuk mengunci musuh yang mengejar atau mencoba mengganggu tim.
    3. Jika kamu terancam, gunakan Zhonya’s Hourglass untuk bertahan hidup dalam situasi berbahaya.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farm dan positioning. Morgana adalah champion yang sangat bergantung pada farm untuk mendapatkan item, jadi pastikan kamu last hitting minion dengan Q dan menghindari trade langsung.
  • Gunakan Q untuk poke musuh dan memberi mereka sedikit damage tanpa terlibat terlalu dalam.
  • Manfaatkan passive (Soul Siphon) untuk sustain di lane, terutama saat musuh mencoba untuk trade denganmu.

Mid Game:

  • Rotasi ke mid lane atau bot lane untuk membantu tim dengan Q dan R dalam teamfight.
  • Gunakan E untuk melindungi carry tim atau jungler dari CC atau burst damage.
  • Cobalah untuk mengumpulkan musuh dengan R dan pastikan mereka berada di dalam jangkauan untuk mendapatkan stun dari Soul Shackles.

Late Game:

  • Posisikan dirimu dengan baik dalam teamfight. Morgana rentan terhadap serangan langsung, jadi pastikan kamu berada di belakang tim dan memberikan utility dari jauh.
  • Gunakan R dengan timing yang tepat untuk mengunci musuh dalam pertarungan besar.
  • Gunakan E pada carry tim untuk melindungi mereka dari CC musuh atau efek crowd control yang berbahaya.

5. Tips Pro

Gunakan Q dengan hati-hati untuk memastikan musuh terjebak dalam root, tetapi jangan terlalu sering mencobanya jika tidak yakin bisa mengenai.
Manfaatkan E untuk menyelamatkan teman yang mungkin menjadi sasaran CC dari musuh, atau untuk melindungi diri sendiri dari skill besar.
Gunakan R ketika musuh terkumpul atau berada di tempat yang sempit agar mendapatkan damage maksimal dan stun pada banyak musuh.
Pastikan positioning yang baik. Jangan terlalu maju, karena Morgana sangat rentan terhadap burst damage atau assassin musuh.
Jangan ragu menggunakan Redemption di teamfight untuk memberi healing tambahan dan memberikan kontribusi pada tim.


Morgana adalah support yang luar biasa kuat dengan kontrol area dan perlindungan. Jika dimainkan dengan benar, ia dapat menjaga tim tetap aman, memberikan damage area, dan mengunci musuh dalam teamfight. Dengan pemahaman yang baik tentang timing dan positioning, Morgana dapat menjadi penentu kemenangan dalam banyak pertarungan!

Panduan Cara Bermain Mordekaiser di League of Legends

Mordekaiser adalah top lane juggernaut yang memiliki damage besar, sustain luar biasa, dan kemampuan untuk mengisolasi lawan dalam pertempuran. Dengan kekuatan untuk mengontrol pertarungan tim dan mendominasi lane, Mordekaiser bisa menjadi ancaman yang sangat besar jika dimainkan dengan baik. Berikut adalah panduan lengkap untuk bermain Mordekaiser di League of Legends!


1. Pahami Skill Mordekaiser

  • Passive – Darkness Rise
    Setiap kali Mordekaiser mengenai musuh dengan kemampuan, ia mendapatkan bonus damage dan movement speed yang meningkat sementara waktu.
  • Q – Mace of Spades
    Mordekaiser memberikan serangan area yang menghasilkan damage besar pada target yang terkena. Setiap beberapa serangan, serangan ini akan menghasilkan damage ekstra pada target musuh di dekatnya.
  • W – Indestructible
    Mordekaiser mengaktifkan kemampuan ini untuk mendapatkan shield yang besar dan meningkatkan damage pada serangan berikutnya. Setelah beberapa detik, bagian dari damage yang diberikan akan diubah menjadi healing.
  • E – Death’s Grasp
    Mordekaiser menarik musuh ke arahnya dengan serangan area yang memberikan damage. Jika musuh terkena, ia juga akan terkena slow, yang membuatnya lebih mudah untuk dihadapi.
  • R – Realm of Death
    Mordekaiser membawa musuh ke dimensi terpisah, mengisolasi mereka dari timnya dan memperbesar damage yang diterima oleh musuh. Dia bisa menggunakan kekuatan musuh dalam dimensi ini untuk menyerang mereka.

2. Build Item Terbaik untuk Mordekaiser

  • Core Items:
    • Rylai’s Crystal Scepter (Memberikan slow tambahan dengan setiap serangan)
    • Liandry’s Anguish (Item yang sangat kuat dengan sustain dan damage berbasis HP musuh)
    • Zhonya’s Hourglass (Untuk bertahan hidup dan menghindari burst damage dari musuh)
    • Demonic Embrace (Damage besar berdasarkan HP musuh)
    • Rabadon’s Deathcap (Untuk memperkuat AP scaling Mordekaiser)
    • Cosmic Drive (Menambah movement speed dan AP untuk damage berkelanjutan)
  • Boots:
    • Sorcerer’s Shoes (Menambah magic penetration)
    • Mercury’s Treads (Jika musuh memiliki banyak CC atau magic damage)
    • Plated Steelcaps (Jika musuh lebih fokus dengan serangan fisik)
  • Situasional:
    • Spirit Visage (Untuk meningkatkan sustain dengan healing dan mengurangi magic damage)
    • Thornmail (Untuk melawan ADC atau champion dengan lifesteal)
    • Adaptive Helm (Untuk melawan musuh dengan damage berulang yang tinggi)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poké dan Farm:
    1. Gunakan Q (Mace of Spades) untuk damage area pada musuh dan minion, terutama di awal permainan untuk mengontrol lane.
    2. Gunakan E (Death’s Grasp) untuk menarik musuh mendekat dan memberikan slow sehingga mereka lebih mudah diserang.
    3. Aktifkan W (Indestructible) untuk mendapatkan shield saat bertempur dan menggunakan bagian dari damage untuk healing.
    4. Gunakan Q setelah W untuk menghasilkan damage lebih besar pada musuh yang terperangkap.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan E untuk menarik musuh ke arahmu dan memberikan slow agar mereka lebih mudah dihancurkan.
    2. Gunakan W (Indestructible) untuk mendapatkan shield yang besar sebelum masuk dalam teamfight.
    3. Gunakan R (Realm of Death) untuk mengisolasi musuh yang paling kuat (biasanya ADC atau mid laner) dan memberikan damage besar pada mereka.
    4. Pastikan untuk menggunakan Q pada setiap serangan untuk memberikan damage tambahan kepada musuh di sekitarmu.
  • Combo Kill:
    1. Gunakan E untuk menarik musuh ke arahmu dan slow mereka.
    2. Aktifkan W (Indestructible) untuk mendapatkan shield dan memaksimalkan sustain saat mereka mencoba melawan.
    3. Gunakan R (Realm of Death) untuk mengisolasi mereka dan menyerang mereka dengan seluruh kekuatanmu.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farm yang kuat dan kontrol lane. Gunakan Q untuk last hitting minion dan poke musuh.
  • Jaga posisi di lane dan gunakan E untuk menarik musuh yang terlalu agresif mendekat.
  • Gunakan W untuk sustain dan bertahan dalam trade dengan musuh yang lebih agresif di awal game.

Mid Game:

  • Cari peluang untuk roaming dan bantu tim mengambil objektif seperti Dragon atau Rift Herald.
  • Jangan takut untuk menggunakan R untuk mengisolasi musuh utama di teamfight dan memberikan damage besar kepada mereka.
  • Gunakan E dengan bijak untuk menarik musuh ke arahmu dan mengurangi mobilitas mereka dalam teamfight.

Late Game:

  • Gunakan R pada carry musuh atau champion penting lainnya untuk mengisolasi mereka dalam Realm of Death dan menghabisi mereka dengan cepat.
  • Posisikan diri dengan hati-hati dalam teamfight. Mordekaiser dapat bertahan lama, tetapi tanpa positioning yang tepat, dia bisa dihancurkan oleh burst damage musuh.
  • Jangan ragu untuk menggunakan W untuk bertahan lebih lama dan memulihkan HP selama pertarungan berlangsung.

5. Tips Pro

Gunakan E untuk menarik musuh yang mencoba melarikan diri atau engage dengan kamu.
Manfaatkan R untuk mengisolasi musuh yang paling kuat di tim mereka dan melawan mereka dalam satu lawan satu.
Bersabar saat menggunakan W (Indestructible). Pastikan untuk menggunakan skill ini sebelum menerima damage besar atau saat memasuki teamfight.
Gunakan Q untuk membersihkan wave minion dengan cepat dan untuk poke musuh di lane.
Jaga posisi di belakang tank atau champion yang lebih mobile agar kamu tidak terlalu cepat terjebak dalam pertempuran.


Mordekaiser adalah champion tanky dan powerful yang bisa mendominasi pertarungan dengan kemampuan sustain yang luar biasa dan potensi damage yang besar. Jika kamu bisa mengisolasi musuh dengan Realm of Death dan memanfaatkan skillnya dengan bijak, Mordekaiser akan menjadi ancaman tak terhentikan yang bisa mengubah arah permainan!

Page 6 of 24

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén