Author: admin Page 7 of 24

Panduan Cara Bermain Miss Fortune di League of Legends

Miss Fortune adalah ADC (Attack Damage Carry) dengan damage tinggi, burst potential, dan kemampuan area yang luar biasa. Ia sangat kuat di early game dan bisa memberikan damage besar dalam teamfight berkat kemampuannya untuk menembakkan peluru dalam jarak yang sangat jauh. Dengan sedikit pembelajaran, Miss Fortune dapat menjadi ancaman yang sangat besar bagi musuh.

Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Miss Fortune di League of Legends!


1. Pahami Skill Miss Fortune

  • Passive – Love Tap
    Setiap kali Miss Fortune menyerang target berbeda (termasuk serangan kedua pada target yang sama), ia memberikan bonus damage.
  • Q – Double Up
    Miss Fortune menembakkan dua peluru, satu peluru normal dan satu peluru kritikal yang memberikan damage besar.
    • Jika peluru kedua (kritikal) mengenai target, damage yang diberikan akan sangat besar!
  • W – Strut
    Miss Fortune mendapatkan bonus movement speed dan ketika tidak menerima damage dalam beberapa detik, ia juga mendapatkan bonus attack damage.
    • Cocok untuk kite dan repositioning dalam pertarungan.
  • E – Make it Rain
    Miss Fortune menembakkan peluru berjatuhan di area luas yang memberikan damage magic dan slow kepada musuh yang terkena.
    • Sangat efektif untuk mendominasi area dalam teamfight atau saat melawan musuh yang mencoba menghindar.
  • R – Bullet Time
    Miss Fortune menembakkan rangkaian peluru dalam arah cone yang luas selama beberapa detik, memberikan damage tinggi kepada musuh yang berada di area tersebut.
    • Salah satu ultimate terbaik dalam permainan untuk teamfight dan burst damage.

2. Build Item Terbaik untuk Miss Fortune

  • Core Items:
    • Kraken Slayer (Item utama untuk damage tinggi dengan crit)
    • Galeforce (Untuk mobilitas dan damage tambahan)
    • Immortal Shieldbow (Jika menghadapi banyak burst damage dan butuh sustain)
    • The Collector (Memberikan burst damage ekstra dan meningkatkan chance untuk mendapatkan gold dari kill)
    • Rapid Firecannon (Menambah attack range dan crit chance)
    • Lord Dominik’s Regards (Jika musuh memiliki banyak armor)
  • Boots:
    • Berserker’s Greaves (Menambah attack speed dan movement speed)
    • Mercury’s Treads (Jika musuh memiliki banyak CC)
    • Plated Steelcaps (Jika musuh memiliki banyak AD)
  • Situasional:
    • Guardian Angel (Untuk melindungi diri dan memberi kesempatan hidup kedua)
    • Mortal Reminder (Untuk melawan healing yang kuat di musuh)
    • Death’s Dance (Untuk sustain tambahan dalam teamfight)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke & Burst Damage:
    1. Gunakan Q (Double Up) untuk memanfaatkan damage kritikal pada musuh.
    2. Gunakan E (Make it Rain) untuk memberikan damage magic dan slow kepada musuh yang mencoba kabur atau berusaha mendekat.
    3. Setelah itu, gunakan auto attack untuk memanfaatkan passive Love Tap dan reset basic attack setelah serangan pertama.
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan E (Make it Rain) untuk mengatur posisi musuh dan memberikan area kontrol.
    2. Gunakan R (Bullet Time) saat musuh terkumpul di area yang luas (pastikan tidak ada musuh yang mendekatkan jarak untuk interrupt).
    3. Gunakan W (Strut) untuk bergerak dan menjaga posisi, serta meningkatkan damage auto attack selama teamfight.
    4. Gunakan Q (Double Up) ke musuh dengan HP rendah atau carry lawan untuk damage burst tambahan.
  • Combo Kiting (Hit and Run):
    1. Gunakan W (Strut) untuk meningkatkan movement speed dan kiting musuh saat pertempuran.
    2. Gunakan E (Make it Rain) untuk memperlambat musuh yang mencoba mendekat.
    3. Gunakan auto attack untuk memanfaatkan passive dan damage berkelanjutan.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farming dan mengontrol lane. Gunakan Q untuk last hitting dan poke musuh saat mereka mencoba untuk mendekat.
  • Jaga posisi dengan baik dan selalu siapkan W untuk mendapatkan bonus movement speed saat disengage.
  • Berhati-hatilah terhadap gank. Miss Fortune bisa menjadi sasaran empuk di early game jika posisi terlalu maju tanpa vision yang cukup.

Mid Game:

  • Mulai rotasi ke mid lane dan berikan support pada objektif tim seperti Dragon atau Rift Herald.
  • Gunakan E untuk mengganggu posisi musuh dalam pertarungan di sekitar objektif.
  • Bergabung dengan tim dalam teamfight dan gunakan R untuk memaksimalkan area damage saat musuh berkumpul.

Late Game:

  • Posisikan diri dengan hati-hati di belakang tim. Jangan terburu-buru masuk ke dalam fight, karena Miss Fortune rentan terhadap burst damage.
  • Gunakan R di momen yang tepat ketika musuh terkumpul dalam area yang luas untuk menghancurkan mereka dalam beberapa detik.
  • Jaga posisi dan kiting dengan W dan auto attacks untuk memberikan damage maksimal tanpa terancam.

5. Tips Pro

Gunakan Q untuk memburu target yang lebih lemah (terutama ADC musuh atau support) dan manfaatkan peluang critical hit.
Jaga jarak dan jangan terburu-buru masuk ke teamfight. Tunggu momen yang tepat untuk menggunakan R (Bullet Time) di tengah pertarungan.
Posisikan diri dengan baik di luar jangkauan musuh yang memiliki crowd control atau burst damage.
Jangan lupa menggunakan W (Strut) setelah setiap trade atau fight untuk meningkatkan attack damage dan mobilitasmu.
Gunakan E untuk menghentikan musuh yang mencoba mengejar atau disengage dengan aman.


Miss Fortune adalah ADC dengan potensi burst damage yang sangat tinggi. Jika dimainkan dengan benar, ia bisa menjadi penentu kemenangan dalam teamfight berkat kemampuannya untuk menembakkan peluru dalam cone yang luas. Dengan fokus pada farm yang tepat dan positioning yang bijak, Miss Fortune akan dapat membawa tim ke kemenangan!

Panduan Cara Bermain Milio di League of Legends

Milio adalah support champion dengan kemampuan healing, shielding, dan buffing yang sangat kuat. Milio hadir dengan kemampuan yang dapat membantu tim bertahan hidup dan melakukan engage dengan lebih efektif, menjadikannya pilihan yang sempurna untuk support dengan kemampuan utility tinggi. Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Milio!


1. Pahami Skill Milio

  • Passive – Fired Up
    Milio memberikan buff tambahan pada setiap champion yang terdekat, meningkatkan range dan damage dari serangan mereka selama beberapa detik.
  • Q – Ultra Mega Fire Kick
    Milio menendang bola api yang memberikan damage dan knockback kepada musuh yang terkena. Bola ini juga memberikan buff movement speed kepada teman yang melaluinya.
  • W – Cozy Campfire
    Milio menciptakan area penyembuhan yang memberikan regen HP bagi teman yang berada di dalamnya dan meningkatkan healing untuk diri mereka.
  • E – Protective Flame
    Milio memberikan shield kepada target yang dipilih dan menghapus debuff negatif seperti slow atau stun, membuatnya sangat efektif untuk menyelamatkan teman yang terancam.
  • R – Warm Hugs
    Milio memberikan healing besar dan knockback kepada musuh yang berada di area efek. Ini juga memberikan immunity terhadap debuff selama beberapa detik kepada teman di sekitar area.

2. Build Item Terbaik untuk Milio

  • Core Items:
    • Moonstone Renewer (Healing tambahan di area teamfight)
    • Ardent Censer (Menambah attack speed dan damage pada champion yang disembuhkan)
    • Staff of Flowing Water (Memberikan AP dan mana regen kepada teman yang disembuhkan)
    • Locket of the Iron Solari (Shield tambahan untuk tim)
    • Redemption (Penyembuhan area besar untuk seluruh tim)
    • Boots of Lucidity (Mengurangi cooldown untuk penggunaan skill yang lebih cepat)
  • Situasional:
    • Mikael’s Blessing (Untuk membersihkan debuff stun atau CC dari teman)
    • Shurelya’s Battlesong (Meningkatkan mobilitas tim dalam teamfight)
    • Zhonya’s Hourglass (Untuk bertahan hidup jika terancam)

3. Combo Dasar dan Mekanik

  • Combo Poke dan Heal:
    1. Gunakan Q (Ultra Mega Fire Kick) untuk menendang bola ke arah musuh dan memberikan buff movement speed kepada teman.
    2. Selalu pastikan ada teman di dekat untuk mendapatkan buff dari Passive yang meningkatkan damage mereka.
    3. W (Cozy Campfire) untuk menciptakan area penyembuhan dan memastikan teman dalam area tersebut mendapatkan regen HP.
    4. E (Protective Flame) jika teman terkena debuff atau CC agar mereka tetap aman dan mendapat shield.
  • Combo Penyembuhan dalam Teamfight:
    1. W (Cozy Campfire) di area teamfight untuk memberikan regen HP konstan.
    2. Gunakan E (Protective Flame) untuk memberikan shield pada carry atau tank yang mungkin menjadi fokus musuh.
    3. R (Warm Hugs) untuk memberikan healing besar dan mengeluarkan musuh dari posisi yang menguntungkan untuk mereka.
  • Combo Escape:
    1. Q (Ultra Mega Fire Kick) untuk memberikan movement speed kepada teman yang ingin melarikan diri.
    2. Gunakan E (Protective Flame) untuk memberi shield dan membersihkan debuff dari musuh yang mengejar.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farm dan positioning yang baik, karena Milio sangat bergantung pada kemampuan healing dan utility-nya.
  • Gunakan Q untuk poke musuh dan memberikan buff movement speed kepada carry tim untuk membantu mereka kiting atau melakukan trade.
  • Jaga jarak dan pastikan kamu berada dalam jangkauan untuk menggunakan W saat tim kamu membutuhkan sustain.

Mid Game:

  • Rotasi dengan tim dan pastikan kamu memberikan utility yang dibutuhkan dalam teamfight.
  • Gunakan W untuk healing area yang dapat membantu tim bertahan lebih lama dalam pertarungan.
  • Gunakan E untuk menjaga posisi carry atau jungle tim dan memberikan shield saat mereka terkena CC.

Late Game:

  • R (Warm Hugs) sangat penting dalam teamfight, gunakan untuk menghalau musuh dari carry tim dan memberikan healing besar kepada tim.
  • Jangan ragu untuk menggunakan E secara ofensif dan defensif, baik untuk memberikan shield pada teman atau membersihkan debuff dari musuh yang mengejar mereka.
  • Posisikan diri dengan baik di belakang tim, karena Milio rentan terhadap serangan langsung, jadi pastikan kamu tidak menjadi target pertama musuh.

5. Tips Pro

Perhatikan positioning! Jangan terlalu maju, karena Milio adalah champion yang lebih kuat ketika berada di belakang tim sebagai pendukung.
Gunakan Q untuk meningkatkan mobilitas tim, baik untuk engage atau disengage.
Bersiaplah untuk menggunakan E untuk melindungi carry atau jungler yang mungkin menjadi sasaran musuh.
Perhatikan timing penggunaan R. Gunakan di momen yang tepat agar bisa memberi healing besar dan mengganggu musuh di teamfight.
Gunakan W dengan bijak untuk memastikan teman di area tersebut tetap hidup lebih lama dan bisa bertahan lebih baik dalam teamfight.

Milio adalah support dengan kemampuan yang sangat menguntungkan untuk tim. Ia sangat baik dalam mengatur tempo pertarungan dan menjaga agar tim tetap bertahan dan melawan musuh dengan lebih efektif. Jika dimainkan dengan baik, Milio dapat menjadi penentu kemenangan dalam teamfight!

Panduan Cara Bermain Master Yi di League of Legends

Master Yi adalah jungler assassin dengan attack speed tinggi, mobilitas luar biasa, dan scaling yang kuat di late game. Jika mendapatkan farm yang cukup, Master Yi bisa menjadi monster tak terbendung yang mampu menghancurkan tim musuh sendirian. Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Master Yi!


1. Pahami Skill Master Yi

  • Passive – Double Strike
    Setiap 3 serangan, Master Yi akan menyerang dua kali, dengan serangan kedua memberikan damage tambahan.
  • Q – Alpha Strike
    Master Yi menghilang dan menyerang hingga 4 musuh secara acak, menjadi tidak bisa ditarget selama skill berlangsung. Jika membunuh unit, cooldown Q berkurang.
  • W – Meditate
    Yi mengurangi damage yang diterima dan memulihkan HP, sangat efektif untuk sustain saat farming di jungle atau dalam teamfight.
  • E – Wuju Style
    Memberikan bonus true damage ke basic attack Yi selama beberapa detik. Aktifkan sebelum bertarung untuk memaksimalkan damage.
  • R – Highlander
    Meningkatkan movement speed, attack speed, dan membuat Yi kebal terhadap slow. Jika mendapatkan kill atau assist, cooldown skill lainnya berkurang drastis.

2. Build Item Terbaik untuk Master Yi

  • Core Items:
    • Kraken Slayer (Damage tinggi pada serangan berulang)
    • Guinsoo’s Rageblade (Memanfaatkan crit dan on-hit damage)
    • Blade of the Ruined King (Lifesteal + extra damage berdasarkan HP musuh)
    • Wit’s End (Attack speed + magic resist, bagus melawan AP)
    • Guardian Angel (Memberikan second life setelah terbunuh)
    • Berserker’s Greaves (Menambah attack speed)
  • Item Situasional:
    • Mortal Reminder (Melawan musuh dengan banyak healing)
    • Death’s Dance (Sustain lebih baik dalam teamfight)
    • Spirit Visage (Lawan musuh dengan banyak magic damage)
    • Randuin’s Omen (Melawan ADC yang memiliki banyak critical damage)

3. Combo dan Mekanik Dasar

  • Basic Farming Combo:
    1. Gunakan Q (Alpha Strike) untuk clear jungle lebih cepat.
    2. Aktifkan E (Wuju Style) untuk damage tambahan.
    3. Gunakan W (Meditate) jika HP berkurang.
    4. Gunakan R (Highlander) untuk kecepatan saat melakukan gank.
  • Gank Combo:
    1. Gunakan R untuk mendekati target lebih cepat.
    2. Gunakan Q untuk menghindari skill musuh atau sebagai engage pertama.
    3. Aktifkan E untuk damage tambahan dalam pertarungan.
    4. Gunakan auto attack untuk membunuh musuh dan reset cooldown dengan R.
  • Outplay Combo (1v1 atau 1v2):
    1. Gunakan Q untuk menghindari skill penting musuh (seperti stun atau burst damage).
    2. Aktifkan E dan spam auto attack.
    3. Gunakan W (Meditate) saat HP rendah untuk menahan damage.
    4. Gunakan R untuk mengejar musuh yang kabur atau disengage jika situasi tidak menguntungkan.

4. Gameplay dan Taktik

Early Game:

  • Fokus pada farming di jungle, karena Yi sangat bergantung pada item.
  • Mulai di buff merah atau biru tergantung match-up dan lakukan full clear jungle.
  • Gunakan Q untuk menghindari skill lawan saat melakukan gank.
  • Gank hanya jika peluang kill tinggi, karena Yi lemah di early game.

Mid Game:

  • Cari objektif seperti Dragon dan Rift Herald untuk keuntungan tim.
  • Gunakan R untuk split push jika tim tidak siap teamfight.
  • Jangan engage duluan dalam teamfight, biarkan musuh menggunakan CC mereka dulu.
  • Jika ada kill atau assist, manfaatkan reset R untuk terus menyerang.

Late Game:

  • Master Yi menjadi sangat kuat, jadi cari kesempatan untuk flank ADC atau mage musuh.
  • Jangan terburu-buru masuk ke teamfight! Tunggu CC musuh habis lalu masuk dengan Q + R.
  • Gunakan Meditate (W) di tengah pertarungan untuk mengulur waktu dan memancing musuh.
  • Jika memiliki Guardian Angel, bisa bermain lebih agresif.

5. Tips Pro

Gunakan Q untuk menghindari skill CC atau burst damage.
Sabar saat teamfight, jangan masuk lebih dulu. Tunggu musuh mengeluarkan CC.
Manfaatkan reset R untuk melanjutkan pertarungan setelah mendapatkan kill.
Gunakan W saat terkena burst damage untuk mengurangi damage yang diterima.
Jika kalah di early game, fokus farm dan jangan memaksa fight! Late game adalah momen terbaik Yi.

Master Yi adalah jungler yang sangat kuat di late game, tetapi ia butuh farm yang baik dan positioning yang tepat untuk sukses. Jika dimainkan dengan benar, Yi bisa membantai musuh dengan sekali jalan!

Panduan Cara Bermain Malphite di League of Legends

Malphite adalah champion tank yang sangat kuat dengan burst damage tinggi dan engage yang luar biasa. Ia bisa dimainkan di top lane, jungle, atau support, tergantung kebutuhan tim. Dengan ultimate yang bisa mengubah jalannya teamfight, Malphite adalah pilihan sempurna untuk inisiator dan counter champion AD. Berikut panduan lengkap cara bermain Malphite!


1. Pahami Skill Malphite

  • Passive – Granite Shield
    Malphite mendapatkan shield berdasarkan HP maksimumnya jika tidak menerima damage selama beberapa detik.
  • Q – Seismic Shard
    Menembakkan batu ke musuh, memberikan damage magic dan mencuri movement speed mereka.
  • W – Thunderclap
    Memberikan armor tambahan dan meningkatkan serangan Malphite sehingga menyerang dalam area kecil.
  • E – Ground Slam
    Menghantam tanah, memberikan damage AoE dan mengurangi attack speed musuh di sekitar.
  • R – Unstoppable Force
    Malphite melompat ke area target, memberikan damage besar dan knock-up ke semua musuh yang terkena. Ini adalah salah satu ultimate terbaik untuk engage teamfight.

2. Build Item Terbaik untuk Malphite

  • Core Items (Tank Build – Top/Jungle):
    • Sunfire Aegis (Damage area saat berada di tengah musuh)
    • Iceborn Gauntlet (Meningkatkan armor dan slow musuh setelah skill)
    • Thornmail (Mengurangi healing musuh dengan refleksi damage)
    • Randuin’s Omen (Melawan ADC dengan critical damage tinggi)
    • Force of Nature (Melawan musuh dengan magic damage tinggi)
    • Plated Steelcaps (Melawan champion AD) atau Mercury’s Treads (Melawan banyak CC/magic)
  • AP Burst Build (Jika ingin damage tinggi):
    • Luden’s Tempest (Burst magic damage tinggi)
    • Shadowflame (Menambah magic penetration)
    • Rabadon’s Deathcap (Menambah AP secara drastis)
    • Void Staff (Melawan musuh dengan magic resist tinggi)
    • Zhonya’s Hourglass (Survivability lebih baik setelah engage)
  • Situasional:
    • Gargoyle Stoneplate (Jika butuh extra survivability dalam teamfight)
    • Abyssal Mask (Melawan banyak AP dan menambah damage tim)
    • Frozen Heart (Mengurangi attack speed musuh di sekitar)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Engage untuk Teamfight:
    1. Gunakan R ke musuh sebanyak mungkin (prioritaskan carry musuh)
    2. E untuk mengurangi attack speed mereka
    3. W untuk armor tambahan dan auto attack lebih kuat
    4. Gunakan Q ke carry lawan untuk slow mereka
    5. Serang terus dan gunakan item tank untuk sustain
  • Combo Burst AP Malphite:
    1. Gunakan R langsung ke target utama (mid/ADC musuh)
    2. E untuk damage AoE dan mengurangi attack speed
    3. W untuk basic attack lebih kuat
    4. Q ke target untuk slow dan damage tambahan
    5. Gunakan Zhonya’s Hourglass jika perlu untuk bertahan setelah engage
  • Lane Poke (Top Lane vs Melee):
    1. Gunakan Q untuk poke lawan dan mencuri movement speed mereka
    2. Jika lawan mendekat, gunakan E untuk mengurangi attack speed mereka
    3. Gunakan W untuk trade damage tambahan
    4. Gunakan passive shield untuk menahan poke lawan

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Fokus farming dan harass lawan dengan Q.
    • Gunakan passive shield untuk menyerap damage trade lawan.
    • Jangan terlalu agresif sebelum mendapatkan ultimate (level 6).
    • Jika lawan bermain agresif, gunakan E untuk mengurangi damage mereka.
  • Mid Game:
    • Mulai rotasi ke mid lane atau membantu jungle dengan ultimate.
    • Gunakan R untuk inisiasi teamfight di Dragon/Herald.
    • Jika bermain tank, tetap di garis depan untuk menyerap damage.
  • Late Game:
    • Cari momen terbaik untuk engage dengan R ke carry musuh.
    • Jangan engage sendirian! Tunggu tim siap sebelum masuk.
    • Gunakan W dan E untuk mengganggu ADC musuh dalam teamfight.
    • Gunakan item defensif dengan bijak untuk tetap hidup lebih lama.

5. Tips Pro

Jangan buang R untuk satu target kecuali itu adalah carry utama musuh!
Gunakan Q ke musuh sebelum engage untuk mencuri movement speed mereka.
Build tergantung musuh! Jika banyak AD, fokus ke armor; jika banyak AP, beli magic resist.
Gunakan E ke ADC musuh di teamfight untuk mengurangi attack speed mereka.
Simpan Flash + R untuk mengejutkan musuh di teamfight.

Malphite adalah champion yang bisa mengubah jalannya permainan hanya dengan satu ultimate yang baik. Jika dimainkan dengan benar, ia bisa menjadi salah satu tank terbaik atau bahkan burst AP mematikan!

Panduan Cara Bermain Lucian di League of Legends

Lucian adalah marksman (ADC) dengan burst damage tinggi, mobilitas lincah, dan bisa bermain agresif sejak early game. Dengan combo skill yang cepat dan pasif yang kuat, Lucian dapat mendominasi lane dan menjadi carry utama dalam tim. Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Lucian!


1. Pahami Skill Lucian

  • Passive – Lightslinger
    Setelah menggunakan skill, basic attack Lucian akan menembak dua kali. Serangan kedua ini bisa mengurangi cooldown dari E saat menyerang champion musuh.
  • Q – Piercing Light
    Lucian menembakkan sinar lurus ke depan, memberikan damage tinggi ke musuh dalam garis tersebut.
  • W – Ardent Blaze
    Menembakkan peluru energi yang meledak, memberikan damage dan menandai musuh. Jika Lucian menyerang musuh yang ditandai, ia mendapat bonus movement speed.
  • E – Relentless Pursuit
    Dash pendek yang menghilangkan slow dan mengurangi cooldown saat basic attack mengenai musuh (lebih cepat saat pasif aktif).
  • R – The Culling
    Menembakkan rentetan peluru dalam garis lurus selama beberapa detik, memberikan damage besar kepada musuh yang terkena. Bisa diarahkan dan dihentikan lebih cepat dengan menekan tombol lain.

2. Build Item Terbaik untuk Lucian

  • Core Items:
    • Kraken Slayer (Menambah damage pada serangan pasif)
    • Galeforce (Menambah mobilitas untuk engage/disengage)
    • Navori Quickblades (Mempercepat cooldown skill setelah critical hit)
    • Infinity Edge (Damage dan crit lebih besar)
    • Lord Dominik’s Regards (Melawan tank dengan armor tinggi)
    • Berserker’s Greaves (Attack speed tambahan)
  • Item Situasional:
    • Mortal Reminder (Melawan musuh dengan banyak healing)
    • Guardian Angel (Jika sering diincar musuh)
    • Bloodthirster (Sustain lebih baik dengan lifesteal)
    • Phantom Dancer (Attack speed dan movement speed lebih tinggi)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Poke di Lane:
    1. W ke musuh untuk menandai mereka
    2. Basic attack dua kali (pasif aktif)
    3. Q untuk damage tambahan
    4. Basic attack lagi (pasif aktif)
    5. E untuk repositioning
  • All-in Combo:
    1. E masuk ke dekat musuh untuk engage
    2. W untuk slow dan movement speed
    3. Basic attack dua kali (aktifkan pasif)
    4. Q untuk damage utama
    5. Basic attack lagi (aktifkan pasif lagi)
    6. Gunakan R jika musuh masih hidup untuk finishing
  • Kite Combo (Melawan Melee):
    1. Q ke musuh dari jauh
    2. Basic attack dua kali (aktifkan pasif)
    3. E menjauh untuk menjaga jarak
    4. W untuk slow dan movement speed tambahan
    5. Gunakan R jika perlu untuk zoning atau burst damage

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Bermain agresif sejak level 2 dengan Q + passive.
    • Gunakan E untuk dodge skill musuh atau repositioning setelah trade.
    • Jangan asal menggunakan R di awal, pastikan musuh tidak bisa kabur.
    • CS (last hit) dengan baik untuk mendapatkan item lebih cepat.
  • Mid Game:
    • Rotasi ke mid lane atau jungle untuk membantu tim.
    • Gunakan Q dan W untuk poke sebelum teamfight.
    • Gunakan E dengan hati-hati, jangan sampai terjebak.
    • Gunakan R untuk zoning atau menghabisi target yang HP-nya rendah.
  • Late Game:
    • Selalu jaga posisi di belakang tim dan fokus ke damage dealer musuh atau tank yang masuk ke belakang.
    • Gunakan E untuk repositioning atau menghindari assassin.
    • Pastikan Kraken Slayer dan Navori Quickblades sudah jadi agar bisa spam skill dengan cepat.
    • Gunakan R dalam posisi yang aman agar tidak dihentikan musuh.

5. Tips Pro

Gunakan E dengan bijak! Jangan asal dash ke depan tanpa rencana, karena bisa membuatmu mudah terbunuh.
Manfaatkan pasif dengan menyerang setelah setiap skill untuk damage maksimal.
Gunakan W di tengah teamfight untuk mendapatkan movement speed ekstra.
Saat menggunakan R, pastikan musuh tidak bisa kabur dengan mudah (gunakan saat mereka terkena CC).
Bermain agresif di early game untuk mendapatkan keunggulan lebih cepat!

Lucian adalah ADC yang cepat dan agresif, sangat kuat dalam early dan mid game, serta bisa carry game jika dimainkan dengan baik. Jika kamu suka bermain ADC dengan mobilitas tinggi dan burst damage besar, Lucian adalah pilihan terbaik!

Panduan Cara Bermain Lux di League of Legends

Lux adalah mage yang bisa dimainkan sebagai mid laner maupun support. Ia memiliki burst damage tinggi, CC kuat, dan ultimate dengan jangkauan panjang. Dengan combo skill yang mematikan, Lux bisa menjadi ancaman besar bagi musuh. Berikut panduan lengkap cara bermain Lux!


1. Pahami Skill Lux

  • Passive – Illumination
    Skill Lux menandai musuh yang terkena, dan serangan berikutnya memberikan bonus damage magic.
  • Q – Light Binding
    Menembakkan cahaya yang mengikat hingga dua musuh selama beberapa detik.
  • W – Prismatic Barrier
    Melemparkan tongkat yang memberikan shield ke Lux dan rekan setim. Shield ini dua kali lebih kuat saat kembali ke Lux.
  • E – Lucent Singularity
    Melemparkan bola cahaya yang memperlambat musuh dan dapat diledakkan untuk memberikan damage AoE.
  • R – Final Spark
    Laser dengan jangkauan sangat jauh, memberikan damage besar dan mengaktifkan passive Lux pada target yang terkena.

2. Build Item Terbaik untuk Lux

  • Core Items (Mid Lane):
    • Luden’s Tempest (Burst lebih tinggi dengan Magic Penetration)
    • Horizon Focus (Tambahan damage ke target jarak jauh)
    • Shadowflame (Menghancurkan shield musuh dan menambah burst)
    • Rabadon’s Deathcap (Damage Lux meningkat drastis)
    • Void Staff (Melawan musuh dengan Magic Resist tinggi)
    • Sorcerer’s Shoes (Tambahan Magic Penetration)
  • Core Items (Support):
    • Shurelya’s Battlesong (Menambah speed untuk engage/disengage)
    • Imperial Mandate (Tambahan damage untuk tim setelah CC)
    • Ardent Censer (Menambah attack speed dan lifesteal ke ADC)
    • Mikael’s Blessing (Membersihkan CC untuk rekan setim)
  • Item Situasional:
    • Zhonya’s Hourglass (Untuk melindungi diri dari burst musuh)
    • Banshee’s Veil (Melawan banyak CC atau magic damage)
    • Morellonomicon (Melawan musuh dengan banyak healing)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Poke di Lane:
    1. E ke musuh untuk slow
    2. Q untuk root
    3. Ledakkan E untuk damage tambahan
    4. Serang dengan basic attack untuk mengaktifkan pasif
  • Burst Combo untuk One-Shot:
    1. Q ke musuh untuk root
    2. E di bawah musuh tapi jangan langsung meledakkan
    3. R untuk burst damage
    4. Ledakkan E setelah R mengenai target
    5. Basic attack untuk mengaktifkan pasif dan menghabisi musuh
  • Teamfight Combo:
    1. Gunakan Q untuk menangkap target utama
    2. Gunakan W untuk shield ke tim
    3. Spam E untuk zoning musuh dan poke
    4. Gunakan R saat banyak musuh terkena CC atau saat HP mereka rendah

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Gunakan E untuk poke dan zoning lawan.
    • Jaga jarak, karena Lux tidak memiliki escape selain Flash.
    • Gunakan Q dengan bijak, karena ini adalah skill CC utama.
    • Warding penting! Pastikan ada Control Ward di sungai untuk menghindari gank.
  • Mid Game:
    • Mulai roaming ke lane lain untuk membantu dengan Q dan R.
    • Kontrol Dragon dan Rift Herald dengan poke dari jauh.
    • Pastikan E selalu digunakan untuk zoning musuh sebelum teamfight.
  • Late Game:
    • Lux sangat kuat dalam teamfight jika berada di belakang tim.
    • Gunakan Q dan E untuk mengontrol posisi musuh dan memberikan poke dari jauh.
    • Gunakan R untuk menghabisi musuh dengan HP rendah atau saat banyak musuh terkena CC.
    • Jaga posisi dan jangan terlalu maju!

5. Tips Pro

Jangan asal spam R, gunakan saat musuh terkena CC atau HP mereka rendah!
Gunakan Q untuk menangkap musuh sebelum memulai combo penuh.
Jangan ragu menggunakan W untuk shield tim sebelum teamfight dimulai.
Jika bermain support, tetap fokus peeling dan zoning, bukan hanya damage!
Perhatikan minimap untuk mencari momen laser kill dari jauh!

Lux adalah champion yang menyenangkan, fleksibel, dan bisa mendominasi permainan dengan poke serta burst damage-nya. Jika dimainkan dengan baik, ia bisa menjadi ancaman besar dalam setiap pertempuran!

Panduan Cara Bermain Lulu di League of Legends

Lulu adalah support enchanter yang sangat fleksibel dan bisa dimainkan secara defensif maupun agresif. Dengan shield, polymorph, dan ultimate yang bisa memperkuat rekan setim, Lulu sangat efektif dalam melindungi ADC atau hyper-carry di teamfight. Berikut panduan lengkap cara bermain Lulu!


1. Pahami Skill Lulu

  • Passive – Pix, Faerie Companion
    Pix menembakkan serangan otomatis ke target yang diserang Lulu atau champion yang ia lindungi dengan E.
  • Q – Glitterlance
    Menembakkan dua proyektil yang memberikan damage dan slow ke musuh yang terkena.
  • W – Whimsy
    • Jika digunakan ke rekan tim: Memberikan bonus movement speed dan attack speed.
    • Jika digunakan ke musuh: Mengubah mereka menjadi tupai selama beberapa detik (polymorph).
  • E – Help, Pix!
    • Jika digunakan ke rekan tim: Memberikan shield dan menempelkan Pix ke mereka, meningkatkan serangan mereka.
    • Jika digunakan ke musuh: Memberikan damage dan mengungkapkan musuh yang bersembunyi.
  • R – Wild Growth
    Memberikan HP tambahan yang besar kepada rekan tim dan knock-up musuh di sekitarnya, sangat efektif untuk peeling dan engage teamfight.

2. Build Item Terbaik untuk Lulu

  • Core Items:
    • Shurelya’s Battlesong (Memberikan speed boost saat engage atau disengage)
    • Moonstone Renewer (Healing tambahan selama pertempuran panjang)
    • Ardent Censer (Memberikan bonus attack speed dan lifesteal kepada carry)
    • Mikael’s Blessing (Membersihkan CC dari rekan setim)
    • Redemption (Healing AoE dalam teamfight)
    • Ionian Boots of Lucidity (Cooldown reduction untuk skill lebih sering)
  • Item Situasional:
    • Imperial Mandate (Jika ingin bermain lebih agresif dengan poke)
    • Chemtech Putrifier (Melawan banyak healing)
    • Staff of Flowing Water (Jika tim memiliki banyak mage)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Poke di Lane:
    1. E ke musuh untuk memberikan damage dan melekatkan Pix
    2. Q untuk slow dan tambahan damage
    3. Jika musuh mencoba melawan, gunakan W untuk Polymorph
    4. Gunakan E ke ADC sendiri jika butuh shield
  • Peel Combo untuk Melindungi Carry:
    1. E ke ADC untuk shield dan menempelkan Pix
    2. W ke musuh yang mendekat untuk Polymorph
    3. R jika ADC dalam bahaya untuk knock-up dan HP tambahan
    4. Q untuk slow musuh yang mendekat
  • Combo Engage (Untuk Hyper Carry seperti Kog’Maw / Jinx):
    1. Gunakan W ke carry untuk attack speed dan movement speed
    2. E ke carry untuk shield dan memperkuat basic attack
    3. Saat teamfight dimulai, gunakan R ke carry untuk sustain ekstra

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Bermain agresif atau pasif tergantung ADC (Misalnya, agresif dengan Caitlyn, pasif dengan Vayne).
    • Gunakan E+Q untuk poke musuh dari jauh.
    • Jangan spam skill terlalu sering agar tidak kehabisan mana.
    • Warding sangat penting! Gunakan Control Ward untuk menghindari gank.
  • Mid Game:
    • Roaming untuk membantu mid lane atau jungler.
    • Bantu tim dalam kontrol objektif seperti Dragon dan Rift Herald.
    • Selalu peel untuk ADC dalam teamfight.
  • Late Game:
    • Lulu menjadi salah satu support terbaik untuk hyper-carry.
    • Pastikan ADC tidak terkena burst damage, gunakan R dan W tepat waktu.
    • Jangan terpisah dari tim! Lulu sangat kuat saat berada di dekat carry-nya.

5. Tips Pro

Gunakan W ke musuh yang ingin engage, seperti Zed, Rengar, atau Hecarim, untuk menghentikan mereka!
Jangan hanya fokus menyerang—shield dan ultimate-mu bisa menyelamatkan carry dalam sekejap!
Jangan lupa gunakan E ke carry agar Pix membantu basic attack mereka!
Perhatikan cooldown musuh, misalnya Flash atau engage skill, sebelum menggunakan ultimate.

Lulu adalah support yang sangat kuat dalam teamfight dan sangat cocok untuk melindungi hyper-carry! Jika dimainkan dengan baik, dia bisa membuat ADC menjadi tak terkalahkan.

Panduan Cara Bermain Lissandra di League of Legends

Lissandra adalah mage control dengan crowd control (CC) kuat dan sustain yang baik di teamfight. Dengan kemampuan AoE damage, root, slow, dan self-heal dari ultinya, ia sangat efektif untuk mengendalikan musuh dan menginisiasi pertempuran. Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Lissandra!


1. Pahami Skill Lissandra

  • Passive – Iceborn Subjugation
    Musuh yang mati setelah terkena damage Lissandra berubah menjadi zombie es yang meledak, memberikan AoE damage.
  • Q – Ice Shard
    Menembakkan es yang memberikan damage dan slow. Jika mengenai musuh pertama, es akan menyebar ke belakangnya.
  • W – Ring of Frost
    Mengeluarkan lingkaran es di sekitar Lissandra, memberikan damage dan root ke musuh di sekitarnya.
  • E – Glacial Path
    Melemparkan proyektil es ke arah tertentu. Bisa digunakan kembali untuk teleport ke lokasi proyektil.
  • R – Frozen Tomb
    • Jika digunakan pada musuh: Men-stun target selama 1,5 detik dan memberikan damage AoE.
    • Jika digunakan pada diri sendiri: Lissandra menjadi tak bisa diserang selama 2,5 detik dan memulihkan HP, sambil memberikan damage di sekitar.

2. Build Item Terbaik untuk Lissandra

  • Core Items:
    • Everfrost (Tambahan CC dengan root dari aktif item)
    • Zhonya’s Hourglass (Survivability lebih tinggi)
    • Shadowflame (Burst lebih besar melawan target shield)
    • Cosmic Drive (Menambah movement speed dan sustain di fight)
    • Void Staff (Melawan tank dengan Magic Resist tinggi)
    • Sorcerer’s Shoes (Tambahan Magic Penetration)
  • Item Situasional:
    • Morellonomicon (Melawan musuh dengan banyak healing)
    • Banshee’s Veil (Melawan banyak magic damage dan CC)
    • Rylai’s Crystal Scepter (Tambahan slow untuk zoning lebih kuat)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Dasar:
    1. E (Glacial Path) ke target
    2. Aktifkan E untuk teleport masuk
    3. W (Ring of Frost) untuk root
    4. Q (Ice Shard) untuk damage tambahan
    5. Gunakan R (Frozen Tomb) jika dibutuhkan untuk stun atau self-sustain
  • Combo Engage (Inisiasi Teamfight):
    1. Gunakan E ke tengah musuh tapi jangan langsung teleport
    2. Gunakan R ke musuh utama atau ke diri sendiri saat masuk fight
    3. Setelah R, gunakan W untuk root musuh di sekitar
    4. Spam Q untuk damage dan slow tambahan
    5. Gunakan Zhonya’s jika dalam bahaya setelah engage

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Fokus poke dengan Q dan jaga posisi aman.
    • Manfaatkan W dan Q untuk wave clear agar bisa roam.
    • Gunakan E untuk repositioning atau escape dari gank.
  • Mid Game:
    • Roaming sangat penting! Gunakan E untuk engage dan bantu lane lain.
    • Kontrol objektif seperti Dragon dan Rift Herald dengan zoning musuh menggunakan skill CC.
    • Gunakan R pada target prioritas saat teamfight.
  • Late Game:
    • Engage teamfight dengan E + W + R.
    • Fokus mengunci musuh seperti ADC atau mage lawan.
    • Gunakan Zhonya’s atau self-R jika dalam bahaya untuk menyerap damage.
    • Jaga positioning dan gunakan Q + W untuk zoning musuh di objektif seperti Baron atau Dragon.

5. Tips Pro

Jangan buru-buru teleport dengan E. Gunakan untuk mengancam musuh sebelum benar-benar masuk.
Gunakan R ke diri sendiri jika sedang dikepung untuk bertahan lebih lama di fight.
Roaming sangat penting! Setelah level 6, selalu cari peluang untuk membantu lane lain.
Perhatikan posisi sebelum engage, karena Lissandra tidak memiliki skill escape selain E.

Lissandra adalah champion yang kuat dalam mengontrol teamfight dengan CC dan burst damage. Jika dimainkan dengan benar, dia bisa menjadi penguasa medan perang yang mematikan!

Panduan Cara Bermain Lillia di League of Legends

Lillia adalah champion jungler dengan mobilitas tinggi dan kemampuan AoE yang kuat. Dengan kombinasi damage magic dan CC dari ultimate-nya, Lillia bisa menjadi ancaman besar dalam teamfight. Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Lillia!


1. Pahami Skill Lillia

  • Passive – Dream-Laden Bough
    Semua skill Lillia memberikan damage berdasarkan persentase HP maksimum target dan meninggalkan efek DoT (damage over time).
  • Q – Blooming Blows
    Serangan berputar yang memberikan damage AoE. Bagian luar lingkaran memberikan bonus True Damage.
  • W – Watch Out! Eep!
    Lillia melompat dan menghantam tanah, memberikan damage lebih besar di bagian tengah serangan.
  • E – Swirlseed
    Menembakkan biji yang memberikan damage dan slow. Jika tidak mengenai musuh, biji akan terus bergulir hingga mengenai sesuatu.
  • R – Lilting Lullaby
    Semua musuh yang terkena efek pasif Lillia akan tertidur selama beberapa detik, memberikan peluang besar untuk engage atau follow-up teamfight.

2. Build Item Terbaik untuk Lillia

  • Core Items:
    • Liandry’s Anguish (Damage over time lebih sakit)
    • Demonic Embrace (Sinergi dengan pasif untuk lebih banyak burn damage)
    • Cosmic Drive (Menambah mobilitas dan kecepatan serangan)
    • Zhonya’s Hourglass (Untuk bertahan lebih lama dalam fight)
    • Shadowflame (Burst lebih tinggi melawan target shield)
    • Sorcerer’s Shoes (Tambahan Magic Penetration)
  • Item Situasional:
    • Morellonomicon (Melawan champion dengan banyak healing)
    • Banshee’s Veil (Melawan banyak magic damage dan CC)
    • Rylai’s Crystal Scepter (Tambahan slow untuk kite musuh)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Dasar:
    1. E (Swirlseed) untuk slow musuh
    2. Q (Blooming Blows) untuk damage dan movement speed tambahan
    3. W (Watch Out! Eep!) untuk burst damage
    4. R (Lilting Lullaby) saat musuh terkena pasif, lalu follow-up dengan skill lainnya
  • Combo Teamfight:
    1. Gunakan E dari jarak jauh untuk engage awal
    2. Masuk ke tengah fight dengan Q untuk damage dan movement speed
    3. Tunggu momen yang tepat, lalu gunakan R untuk membuat musuh tertidur
    4. Setelah musuh tertidur, gunakan W + Q untuk burst damage tambahan

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Lillia adalah jungler yang sangat bergantung pada farm. Fokus clear jungle dengan Q untuk menjaga movement speed.
    • Gunakan E untuk gank dari jarak jauh. Jika kena, follow-up dengan Q + W.
    • Pastikan untuk mendapatkan Rift Scuttler agar bisa bermain lebih agresif.
  • Mid Game:
    • Mulai bermain lebih agresif dengan R untuk menangkap musuh dalam fight.
    • Kontrol objektif seperti Dragon dan Rift Herald.
    • Manfaatkan kecepatan gerak tinggi untuk membantu lane lain atau counter jungle.
  • Late Game:
    • Gunakan R untuk mengatur tempo teamfight. Tunggu momen yang tepat sebelum engage.
    • Lillia sangat kuat di fight yang panjang karena pasif dan item burn-nya. Jangan terburu-buru menggunakan semua skill sekaligus.
    • Selalu perhatikan posisi sebelum masuk ke fight, karena Lillia bisa mudah mati jika terkena burst damage.

5. Tips Pro

Gunakan movement speed dari Q untuk terus bergerak dan menghindari serangan musuh.
Jangan takut menggunakan E dari jauh—bisa mengenai musuh tanpa mereka sadari!
Gunakan ultimate secara strategis, jangan asal pakai tanpa follow-up dari tim.
Ambil jungle dengan cepat dan manfaatkan kecepatan tinggi untuk farming serta ganking.

Lillia adalah champion yang lincah dan unik, sangat cocok bagi pemain yang suka bermain jungler dengan gaya “hit-and-run”!

Panduan Cara Bermain Leona di League of Legends

Leona adalah salah satu tank support terbaik di League of Legends. Dengan kemampuan crowd control (CC) yang kuat dan daya tahan tinggi, dia sangat efektif untuk mengunci musuh dan melindungi rekan setim. Berikut adalah panduan lengkap cara bermain Leona!


1. Pahami Skill Leona

  • Passive – Sunlight
    Musuh yang terkena skill Leona akan menerima tambahan damage dari serangan rekan setim.
  • Q – Shield of Daybreak
    Serangan berikutnya akan men-stun target selama 1 detik.
  • W – Eclipse
    Memberikan armor dan magic resist tambahan, serta memberikan AoE damage setelah beberapa detik.
  • E – Zenith Blade
    Melemparkan pedang ke arah musuh. Jika terkena, Leona akan langsung melompat ke target.
  • R – Solar Flare
    Mengeluarkan sinar matahari di area yang luas, memberikan stun di tengah dan slow di pinggiran.

2. Build Item Terbaik untuk Leona

  • Core Items:
    • Locket of the Iron Solari (Perlindungan ekstra untuk tim)
    • Zeke’s Convergence (Sinergi dengan ADC untuk damage tambahan)
    • Knight’s Vow (Lindungi carry tim)
    • Thornmail (Melawan champion lifesteal tinggi)
    • Frozen Heart (Mengurangi attack speed musuh)
    • Plated Steelcaps/Mercury’s Treads (Tergantung lawan)
  • Item Situasional:
    • Abyssal Mask (Melawan banyak AP)
    • Shurelya’s Battlesong (Untuk engage cepat)
    • Redemption (Healing tambahan saat teamfight)

3. Combo Dasar dan Advanced

  • Combo Dasar (Engage Cepat):
    1. E (Zenith Blade) ke musuh
    2. Q (Shield of Daybreak) untuk stun
    3. W (Eclipse) untuk daya tahan ekstra
    4. Gunakan R (Solar Flare) untuk follow-up CC
  • Combo Advanced (Max CC Chain):
    1. R (Solar Flare) ke musuh utama
    2. E (Zenith Blade) ke target yang terkena stun
    3. Q (Shield of Daybreak) untuk stun tambahan
    4. W (Eclipse) untuk damage dan ketahanan tambahan

4. Gameplay dan Taktik

  • Early Game:
    • Bermain agresif dengan ADC yang punya follow-up damage.
    • Gunakan E+Q untuk engage dan pastikan ADC bisa follow-up.
    • Ambil ward control di area sungai untuk menghindari gank.
  • Mid Game:
    • Mulai berkeliling map untuk membantu lane lain (roaming).
    • Fokus pada kontrol objektif seperti Dragon dan Rift Herald.
    • Engage dengan E+Q atau langsung R ke musuh prioritas.
  • Late Game:
    • Lindungi ADC dan mage di teamfight.
    • Gunakan R untuk mengunci musuh yang berbahaya.
    • Jangan pernah engage sendirian tanpa backup tim.

5. Tips Pro

Gunakan R secara strategis untuk zoning atau pick-off musuh.
Warding sangat penting! Pastikan selalu membeli Control Ward.
Jangan engage tanpa melihat posisi tim. Pastikan ada follow-up!
Coba main dengan ADC yang agresif seperti Miss Fortune, Kai’Sa, atau Draven.

Page 7 of 24

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén